Type Here to Get Search Results !

Grand Launching Program Studi Magister (S2) Pendidikan Agama Islam STIT Syekh Burhanuddin Pariaman: Momentum Melahirkan Ulama Intelektual dan Intelektual Ulama Menuju Indonesia Emas 2045

Oleh: Prof. Dr. H. Duski Samad, M.Ag.

Ketua Yayasan Islamic Centre Syekh Burhanuddin Pariaman

Grand Launching Program Studi Magister (S2) Pendidikan Agama Islam STIT Syekh Burhanuddin Pariaman bukan sekadar peresmian sebuah program studi baru. Momentum ini merupakan tonggak sejarah dalam perjalanan panjang membangun pendidikan tinggi Islam yang berakar pada tradisi keulamaan, namun mampu menjawab tantangan global, revolusi digital, dan kebutuhan pembangunan bangsa.

Kehadiran Program Magister (S2) Pendidikan Agama Islam menjadi bukti bahwa STIT Syekh Burhanuddin terus tumbuh sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya mempertahankan tradisi keilmuan Islam, tetapi juga menghadirkan inovasi akademik dan memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi yang berkualitas.

Dalam perspektif pembangunan daerah, keberadaan perguruan tinggi memiliki kontribusi nyata terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Kampus menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Semakin tinggi akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi, semakin besar peluang lahirnya generasi yang cerdas, produktif, berdaya saing, dan berkarakter.

Momentum Grand Launching Program Studi Magister (S2) Pendidikan Agama Islam ini juga mendapat apresiasi dari Asisten Pemerintahan Kabupaten Padang Pariaman yang mewakili Bupati Padang Pariaman. Dalam sambutannya disampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman memiliki komitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap pengembangan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah. Perguruan tinggi dipandang sebagai salah satu pilar utama pembangunan karena berkontribusi langsung terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Beliau juga menegaskan bahwa proses sakral lahirnya Program Studi Magister (S2) Pendidikan Agama Islam STIT Syekh Burhanuddin Pariaman merupakan langkah maju yang patut disyukuri sekaligus menjadi momentum penting bagi kemajuan daerah. Kehadiran program magister ini tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi, tetapi juga memperkuat posisi Sumatera Barat sebagai pusat pengembangan pendidikan Islam yang berbasis tradisi keulamaan dan berwawasan global.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap agar generasi muda daerah mengambil peran dalam momentum ini dengan melanjutkan studi pada Program Magister (S2) STIT Syekh Burhanuddin Pariaman. Kesempatan untuk menempuh pendidikan magister kini semakin dekat, berkualitas, dan terjangkau tanpa harus meninggalkan kampung halaman. Diharapkan lahir lebih banyak guru, dosen, penyuluh agama, peneliti, birokrat, dan pemimpin masa depan yang memiliki kompetensi akademik serta integritas moral.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini pun sangat menggembirakan. Dalam dua hari sejak pendaftaran dibuka, Program Studi Magister (S2) Pendidikan Agama Islam STIT Syekh Burhanuddin Pariaman telah menerima pendaftaran sekitar 20 calon mahasiswa, jumlah yang telah memenuhi satu rombongan belajar. Untuk tahap awal, STIT Syekh Burhanuddin menyiapkan dua kelas guna mengakomodasi tingginya minat masyarakat. Sambutan positif ini menjadi indikator bahwa kebutuhan terhadap pendidikan magister di bidang Pendidikan Agama Islam semakin meningkat dan sekaligus menjadi modal awal bagi pengembangan STIT Syekh Burhanuddin sebagai perguruan tinggi Islam yang terus tumbuh, unggul, dan dipercaya masyarakat.

STIT Syekh Burhanuddin juga memiliki kekhasan yang tidak dimiliki banyak perguruan tinggi lainnya, yaitu mengembangkan tradisi mengaji sekaligus mengkaji Syekh Burhanuddin. Mengaji berarti mewarisi nilai-nilai spiritual, akhlak, sanad keilmuan, dan perjuangan dakwah beliau. Mengkaji berarti menjadikan pemikiran, sejarah, manuskrip, jaringan ulama, dan warisan intelektual Syekh Burhanuddin sebagai objek penelitian ilmiah yang terus berkembang. Dengan demikian, STIT Syekh Burhanuddin bukan hanya melestarikan sejarah, tetapi juga mengembangkan ilmu pengetahuan berbasis khazanah Islam Nusantara.

Sebagai badan penyelenggara, Yayasan Islamic Centre Syekh Burhanuddin terus mendorong kampus menghadirkan menu-menu baru pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Selain memperkuat pendidikan akademik, STIT diarahkan untuk mengembangkan program-program vokasi dan pendidikan terapan sehingga akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi semakin luas dan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan dunia kerja, kewirausahaan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kami juga bersyukur bahwa kualitas sumber daya manusia STIT Syekh Burhanuddin terus meningkat. Saat ini kampus telah memiliki dosen dengan jabatan akademik Associate Professor (Lektor Kepala) sebagai modal penting dalam memperkuat mutu pembelajaran, penelitian, publikasi ilmiah, dan pengembangan institusi menuju perguruan tinggi yang unggul.

Ke depan, kami juga mengembangkan program fast track alumni melalui inkubasi bisnis. Lulusan tidak hanya dipersiapkan menjadi pendidik, peneliti, dan mubalig, tetapi juga menjadi wirausahawan muda yang mampu menciptakan lapangan kerja, membangun ekonomi umat, dan menghadirkan inovasi sosial berbasis nilai-nilai Islam. Kampus harus menjadi tempat lahirnya pencipta peluang, bukan sekadar pencari pekerjaan.

Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kopertais Wilayah VI Sumatera yang terus melahirkan berbagai inovasi bagi pengembangan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta, termasuk Program Sarjana Tuanku dan Tuanku Sarjana yang telah menjadi ikon pengembangan pendidikan tinggi Islam di Sumatera Barat. Program ini menunjukkan bahwa penguatan tradisi pesantren dan pendidikan tinggi dapat berjalan beriringan untuk melahirkan generasi yang menguasai ilmu agama sekaligus ilmu pengetahuan modern.

Atas nama Yayasan Islamic Centre Syekh Burhanuddin Pariaman, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga Program Studi Magister (S2) Pendidikan Agama Islam ini dapat terwujud. Terima kasih kepada Kementerian Agama Republik Indonesia, Kopertais Wilayah VI Sumatera, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Pemerintah Kota Pariaman, para mitra, para dosen, serta seluruh civitas akademika STIT Syekh Burhanuddin Pariaman.

Ucapan terima kasih secara khusus kami sampaikan kepada seluruh jajaran Yayasan Islamic Centre Syekh Burhanuddin Pariaman, Ketua STIT beserta seluruh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan semua pihak yang telah bekerja dengan penuh dedikasi, sehingga cita-cita besar menghadirkan Program Studi Magister ini dapat terwujud.

Akhirnya, kami mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus melangkah dengan optimisme. Berkibarlah STIT Syekh Burhanuddin Pariaman, menjadi kampus yang melahirkan sarjana, magister, ulama intelektual, dan intelektual ulama yang berakhlak mulia, menguasai ilmu pengetahuan, berjiwa kewirausahaan, serta siap mengabdi bagi agama, umat, bangsa, dan negara menuju Indonesia Emas 2045.

Semoga Grand Launching Program Studi Magister (S2) Pendidikan Agama Islam ini menjadi awal lahirnya generasi baru yang akan meneruskan estafet keilmuan Syekh Burhanuddin, memperkuat peradaban Islam yang moderat, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Sumatera Barat, Indonesia, dan dunia Islam. Āmīn Yā Rabbal 'Ālamīn.

Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.