Type Here to Get Search Results !

IN MEMORIAM Almarhumah Prof. Hulwati, Guru Besar Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam, Ulama Perempuan UIN Imam Bonjol Padang

Oleh: Duski Samad

Teman Sejawat Guru Besar UIN Imam Bonjol

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

Kepergian Prof. Dra. Hulwati, M.Hum., Ph.D. merupakan kehilangan besar, bukan hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi sivitas akademika UIN Imam Bonjol Padang, dunia pendidikan tinggi Islam, dan umat Islam secara luas. Wafatnya seorang guru besar sekaligus ulama perempuan adalah duka yang meninggalkan ruang kosong dalam perjalanan keilmuan dan pengabdian.

Penulis mengenal almarhumah sebagai sosok perempuan yang cerdas, tangguh, ramah, rendah hati, dan pekerja keras. Dalam setiap interaksi, beliau menampilkan keteladanan akademik yang berpadu dengan akhlak yang santun. Kesungguhannya dalam mengembangkan ilmu tidak pernah mengurangi sikap bersahaja dan kepeduliannya kepada rekan sejawat maupun mahasiswa.

Bidang yang beliau tekuni, yaitu Ekonomi dan Keuangan Islam, merupakan disiplin ilmu yang relatif baru berkembang di lingkungan UIN Imam Bonjol. Namun, melalui dedikasi, ketekunan, dan perjuangan panjang, beliau berhasil mengembangkan bidang tersebut hingga memperoleh puncak karier akademik sebagai Guru Besar. Capaian itu tentu tidak diraih dalam waktu singkat, melainkan melalui perjalanan ilmiah yang panjang, penuh pengorbanan, penelitian, publikasi, dan pengabdian.

Dalam perspektif yang lebih luas, almarhumah layak disebut sebagai ulama perempuan kontemporer di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Keilmuan beliau tidak berhenti pada ruang kuliah, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar membangun ekonomi Islam sebagai solusi bagi kehidupan umat di era modern.

Di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Imam Bonjol Padang, beliau merupakan salah seorang founding mother, yang turut meletakkan fondasi akademik, kelembagaan, dan budaya ilmiah sejak masa awal berdirinya fakultas tersebut. Kontribusinya menjadi bagian penting dari sejarah perkembangan FEBI hingga menjadi salah satu fakultas yang terus berkembang.

Bagi kami, beliau lebih akrab dipanggil "Buk Hul." Sapaan sederhana itu mencerminkan kedekatan dan kehangatan beliau dengan rekan-rekan sejawat. Hingga akhir masa pengabdiannya, beliau masih mengemban amanah sebagai Kepala Lembaga Pengembangan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) UIN Imam Bonjol Padang, menunjukkan bahwa semangat berkarya tidak pernah berhenti hingga akhir hayatnya.

Rasulullah SAW bersabda:

> "Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu sekaligus dari dada manusia, tetapi Allah mencabut ilmu dengan mewafatkan para ulama."

(HR. al-Bukhari dan Muslim).

Hadis ini mengingatkan bahwa wafatnya seorang ulama bukan sekadar kehilangan seorang pribadi, melainkan juga berkurangnya cahaya ilmu yang menerangi masyarakat. Karena itu, wafatnya Prof. Hulwati bukan hanya menjadi duka keluarga, sahabat, dan institusi, tetapi juga merupakan duka bagi umat Islam yang kehilangan salah seorang pendidik, ilmuwan, dan pembimbing generasi.

Namun demikian, seorang ilmuwan tidak benar-benar pergi. Ilmunya tetap hidup melalui karya-karya ilmiah, buku, penelitian, gagasan, serta ribuan mahasiswa yang pernah dididiknya. Amal jariah keilmuan itulah yang insya Allah akan terus mengalir sebagaimana sabda Rasulullah SAW bahwa ketika manusia wafat, amalnya terputus kecuali tiga perkara, salah satunya ilmu yang bermanfaat.

Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhumah, mengampuni segala dosa dan kekhilafannya, melapangkan kuburnya, menjadikan ilmu yang telah diwariskannya sebagai amal jariah yang terus mengalir, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya bersama para nabi, shiddiqin, syuhada, dan orang-orang saleh.

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, kekuatan iman, dan keikhlasan dalam menerima takdir Allah SWT.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا، وَأَكْرِمْ نُزُلَهَا، وَوَسِّعْ مُدْخَلَهَا، وَاجْعَلِ الْجَنَّةَ مَأْوَاهَا.

"Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, sejahterakanlah dia, maafkanlah segala kekhilafannya, muliakan tempat kembalinya, lapangkan kuburnya, dan jadikan surga sebagai tempat tinggalnya."

Āmīn Yā Rabbal 'Ālamīn.

Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.