![]() |
| Rutin setiap usai Shalat Id, malamnya masyarakat Taluak Balibi menggelar doa dan makan bersama di Masjid Tawakal. Sawiyar, calon Walinagari Pungguang Kasiak Lubuk Alung mendukung penuh kegiatan itu. |
Padang Pariaman, -- Selesai Shalat Isya, Rabu 27 Mei 2026, ibu-ibu Taluak Balibi langsung menggelar hidangan di dalam Masjid Tawakal, untuk dimakan selesai mendoa. Lazim, setiap usai Shalat Idul Adha, pengurus masjid melakukan doa dan makan bersama.
Calon Walinagari Pungguang Kasiak Lubuk Alung, Sawiyar hadir dan tentunya ikut meramaikan acara kebersamaan itu.
"Alhamdulillah, di masjid ini setiap usai Shalat Id, malamnya selalu disyukuri dengan doa dan makan bersama," kata H. Ali Jastar, salah tokoh masyarakat Pungguang Kasiak.
Menurutnya, budaya mendoa di surau dan masjid setelah Shalat Id ini mulai hilang. Di Taluak Balibi, Alhamdulillah terus dilestarikan," ungkapnya.
Dia minta kepada Sawiyar, bila terpilih nantinya menjadi Walinagari Pungguang Kasiak, agar budaya yang diwarisi dari yang tua-tua ini diteruskan.
Pilwana serentak 27 Juni tahun ini, katanya, tentu menjadi helat paling berdunsanak betul di Pungguang Kasiak ini.
"Alhamdulillah, keempat calon berasal dari suku Tanjung. Mari kita wujudkan Pilwana yang betul-betul memberikan pendidikan politik kepada masyarakat," ujarnya.
Sawiyar, calon walinagari dengan nomor urut empat ini adalah tokoh masyarakat yang dinilai menguasai nagari ini. Terbiasa dengan sosial kemasyarakatan.
Tertumpang harapan masyarakat Pungguang Kasiak Lubuk Alung, lewat keterpilihan Sawiyar nantinya, kekuatan nagari ini menjadi acuan masyarakat.
Sebab, Pungguang Kasiak Lubuk Alung adalah nagari yang didiami oleh masyarakat tujuh suku. Yakni Sikumbang, Jambak, Piliang, Mandailing, Tanjung, Koto, Panyalai. Bagi Sawiyar, demikian itu adalah kekuatan Pungguang Kasiak.
Pungguang Kasiak Lubuk Alung punya enam korong, yakni Korong Kelok, Ambacang, Taluak Balibi Selatan, Taluak Balibi Utara, Kampung Baru, Kampung Tangah. Jumlah DPT nagari ini mencapai 4. 300 lebih.

