Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Di Padang Pariaman, Bio Solar Mengalami Kendala, Kebutuhan Meningkat

Tim pemantau harga mencek harga BBM di salah satu SPBU Padang Pariaman. (ist)

Padang Pariaman, Sigi24.com--- Penyaluran dan peredaran penggunaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) tabung 3 kilogram di Padang Pariaman tidak mengalami permasalahan dan kendala. 

Saat ini jumlah kuota gas bisa dikatakan cukup. Bahkan melebihi, dengan rata-rata setiap bulannya sampai sekarang sebanyak 72.430 kg atau 72,4 ton, lewat jumlah pangkalan sebanyak 90 pangkalan, dengan harga tebus dari SPBE sebesar Rp11.584 dan harga dari agen ke pangkalan sebesar Rp 15.000,-.

Demikian pula monitoring dan evaluasi pada penyaluran dan peeredaran penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Bio Solar.

Realisasi BBM Pertalite tahun 2023 mengalami jumlah yang cukup, dengan rata-rata setiap bulannya sebanyak 548.800 liter untuk Pertalite. 

Namun untuk Bio Solar mengalami kendala, dengan kebutuhan masyarakat untuk BBM subsidi Bio Solar sangat meningkat, sedangkan untuk kuota BBM ini dibatasi.

Sehingga dimohonkan agar adanya penambahan kuota BBM Bio Solar ini, dengan realisasi rata-rata sebanyak 527.200 liter yang tidak sebanding dengan Pertalite.

Tim juga melakukan kegiatan rutin bulanan survey harga kebutuhan bahan pokok di pasar Nagari se Kabupaten Padang Pariaman.

Bahwa untuk harga di Pasar Lubuk Alung, beras masih mengalami harga yang cukup tinggi. Yaitu Rp 16.000 / Kg, sedangkan untuk harga cabe mulai mengalami kenaikan dari harga sebelumnya yang 50.000,- / kg sekarang ada pedagang yang menjual 60.000,-/ kg. 

Begitu juga dengan bawang merah yang mengalami kenaikan yang sebelumnya 10.000,- / kg sekarang sudah mencapai 15.000,- sampai dengan 18.000,- per Kg, untuk harga yang lainnya masih mengalami harga yang standar dari harga sebelumnya.

Data tersebut di atas merupakan hasil monitoring yang disampaikan secara tertulis oleh Mulyadi, Kabag Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Padang Pariaman. Ikut hadir Widrawati, Desnita, Nirda Juwita, dan Alfandi. 

"Pemerintah daerah menjalankan fungsi pengawasan, pemantauan dilakukan terhadap harga sejumlah kebutuhan masyarakat, untuk memastikan pengendalian kestabilan harga," ungkap Mulyadi, pada Jumat (03/10) setelah melakukan pemantauan bersama tim. 

Monev dilaksanakan selama 4 hari kerja, 29 Oktober - 02 November 2023. Adapun titik yang dikunjungi adalah Agen PT. Satria Gas Indo Perkasa Pasa Kandang Lubuk Alung, Pangkalan Gas Jasmaini Simpang Lintas Lubuk Alung, SPBU 14.255.590 / PT. Pahlawan Utama Sejatera Jln Raya Toboh Olo Nagari Toboh Gadang Kecamatan Sintoga, dan SPBU Sicincin, serta sejumlah pasar nagari se Kabupaten Padang Pariaman. (mh/red)

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Hollywood Movies