![]() |
| Ketua TSR III Padang Pariaman, Aprinaldi menyerahkan paket bantuan untuk Masjid Nurul Ikhlas Matur. |
Padang Pariaman - Safari Ramadan Pemerintah dari tim 3, jumat (28/2/2026) merupakan hari terakhir yang berlokasi di Masjid Raya Nurul Ikhlas Matur, Korong Matur, Nagari Sikucur Timur, Padang Pariaman.
Selaku ketua tim, Ketua DPRD Aprinaldi menitipkan pesan kepada niniak mamak, tokoh masyarakat, alim ulama untuk menjaga akhlak sanak kemenakan.
Menurut Aprinaldi, maraknya kasus pelecehan seksual menjadi alarm keras bagi kita semua, terutama orang tua, keluarga, dan masyarakat untuk lebih proaktif menjaga sanak kemenakan.
"Kita harus lebih proaktif menjaga sanak kemenakan agar mereka menjadi generasi yang religius, sopan, dan berguna," sebut Aprinaldi.
Menjaga akhlak dan memberikan perlindungan adalah dua hal yang harus berjalan seiring, dsn ini semua adalah tanggung jawab bersama, terutama bagi para orang tua dan mamak dalam struktur adat Minangkabau.
"Dengan generasi muda kita saat ini memilki akhlak yang mulia, merupakan fondasi kepribadian agar mereka menjadi generasi yang religius, sopan, dan berguna," sebut dia.
Ia mengaskan, konsep “anak di pangku, kemenakan di bimbing” merupakan sebuah istilah yang berasal dari budaya Minangkabau.
Konsep ini mengandung filosofi mendalam mengenai tanggung jawab dan peran seorang mamak dalam keluarga serta masyarakat.
"Untuk itu, seluruh elemen masyarakat, termasuk alim ulama dan niniak mamak, untuk bersama-sama menjaga kemajuan daerah serta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak guna mencegah berbagai bentuk kekerasan dan pelecehan," tegasnya.
Ia menambahkan, kehadiran Tim Safari Ramadan menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiah, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk meramaikan dan memakmurkan masjid serta mushala.
Ia menyebutkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan tokoh masyarakat penting untuk mengoptimalkan fungsi masjid dan mushala, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Ia juga mengingatkan generasi muda agar tidak terlena oleh perkembangan teknologi informasi yang pesat. Menurut dia, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan penguatan nilai-nilai keagamaan, terutama melalui pembelajaran dan pengamalan Al-Qur’an dan Hadits.
“Jangan sampai kegemaran terhadap teknologi menyita seluruh perhatian sehingga kita lupa mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” kata dia.
Dalam kunjungan itu, Tim Safari Ramadan menyerahkan bantuan untuk mendukung pembangunan dan kegiatan keagamaan di Masjid Raya Nurul Ikhlas Matur.
Bantuan tersebut berupa dana tunai sebesar Rp15 juta dari Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman serta sejumlah Al-Qur’an.(suger)

