Type Here to Get Search Results !

Terapkan Nilai-nilai dan Kenyamanan di Sekolah

Parik Malintang, Sigi24.com--Jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman semarakkan kampanye anti kekerasan terhadap anak di sekolah-sekolah. Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung ketercapaian Padang Pariaman sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) 2022 ini.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Anwar mengungkapkan, bahwa kegiatan kampanye dilaksanakan dalam rangkaian lokakarya sekolah yang bersangkutan. 

Dia menyebutkan, sejalan dengan telah diterbitkannya keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan nomor 801/2580/KEP/Disdikbud/2022, tentang pelaksanaan sekolah ramah anak.

"Makanya salah satu materi lokakarya disosialisasikan tentang sekolah ramah anak, yang harus diterapkan di sekolah untuk menciptakan kenyamanan siswa dalam belajar," ungkap Anwar saat melangsungkan kegiatan kampanye di SMPN 1 VII Koto Sungai Sariak, Jumat, (3/6).

Disamping itu, Anwar mengatakan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada para guru dan siswa tentang kekerasan pada anak dalam dunia pendidikan. 

Hal ini, sebutnya, agar para guru dan siswa memahami dan peduli terhadap kekerasan yang terjadi di sekolahnya, seperti kekerasan verbal oleh guru terhadap murid, atau sesama siswa dan bentuk bully lainya.

“Dengan dalil mendisiplinkan siswa, kekerasan sering terjadi, makanya melalui kampanye ini ada kesepahaman bersama bahwa disiplin itu tidak harus identik dengan kekerasan," terang Anwar.

Kemudian Anwar juga menambahkan, bahwa guru harus menciptakan suasana nyaman bagi siswa di sekolah. 

Menurutnya, menerapkan kurikulum yang penekanannya kepada praktek dengan sedikit teori sehingga siswa dituntut lebih kreatif dan memiliki capaian yang pasti dalam membuktikan kerja sekolahnya.

"Bagaimana menerapkan nilai-nilai dan kenyamanan di sekolah, dengan kerjasama yang baik antara guru dan siswa serta orang tua, sehingga sekolah serasa jadi rumah kedua bagi mereka," katanya lagi.

Lebih lanjut Anwar menyebutkan, sejauh ini telah empat sekolah yang dijadikan titik lokasi kampanye anti kekerasan ini. 

Dia akan terus melakukan kampanye bersama jajaran dan pihak terkait. "Dengan diterapkannya program sekolah ramah anak ini, akan lahir dan tumbuh generasi yang ramah dan jauh dari kekerasan dalam bentuk apapun," ungkapnya.

"Kampanye ini akan terus digerakan hingga ke tingkat sekolah dasar dan PAUD, sehingga secara berjenjang ada pembentukan dan diharapkan akan lahir generasi yang ramah dan anti terhadap kekerasan," pungkasnya. (mhk)

Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.