Type Here to Get Search Results !

Mahasiswa Baru Terus Meningkat Setiap Tahun, UNIDHA Padang Menuju Universitas Terkemuka di Sumatera Barat

Rektor UNIDHA Padang Prof Dr Novesar Jamarun adakan jumpa pers dengan wartawan, Gambar atas foto bersama usai jumpa pers di kampus UNIDHA Padang. (Foto: Dok/Asfar Tanjung)

Laporan: Dr. Asfar Tanjung

Padang, - -- Maju dan berkembangnya sebuah perguruan tinggi, tergantung dari pembinaan dan kepiawaian dari pengelolanya. Tumbuh dan berkembangnya perguruan tinggi di suatu daerah, tentunya dilihat dari produk lulusan yang dihasilkan. 

Inilah yang menjadi acuan dari masyarakat melirik perguruan tinggi tersebut, untuk dimasuki sebagai tempat perkuliahan, menggali dan menuntut ilmu sesuai dengan yang diminati.

Perguruan tinggi Universitas Dharma Andalas yang disingkat UNIDHA di Padang, kini terbukti mulai banyak dilirik masyarakat, untuk tempat perkuliahan. Tahun ini termasuk puncaknya. Sejak berdirinya tahun 2014, yang sebelumnya cikal bakal diawali dengan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Dharma Andalas, berobah status menjadi Universitas sesuai SK Mendikbud RI No: 254/E/0/2014.

Kenapa dikatakan puncak keberhasilan dilirik masyarakat? Karena tahun 2026 ini, calon mahasiswa yang masuk mendaftar mencapai paling tertinggi sejak berdirinya perguruan tinggi UNIDHA ini, yakni mencapai 1.037 orang. Dari data sejak lima tahun terakhir ini terus meningkat naik. Ini sebagai bukti, bahwa UNIDHA semakin dilirik dan dicintai masyarakat peminat masuk perguruan tinggi dari salah satu perguruan tinggi yang ada di Sumbar.

Rektor UNIDHA Padang, Prof Dr Novesar Jamarun, MS, dalam acara temu ramah dengan wartawan di Kampus UNIDHA , Simpang Haru Padang, Sabtu siang (24/10) menjelaskan, bahwa dari data yang ada, perkembangan jumah mahasiswa yang mendaftar setiap tahun meningkat sejak lima tahun terakhir.

"Dimulai tahun 2022, calon mahasiswa baru yang masuk hanya 480 orang. Tahun 2023 naik 629 orang, tahun 2024 terus naik, jadi 584 orang mahasiswa baru. Tahun 2025 naik dan meningkat terus 777 orang mahasiswa baru. Tahun 2026 puncaknya melebihi target, yang semula ditargetkan 800 mahasiswa, malah mencapai lebih dari seribu orang, yakni mencapai jumlah 1.037 orang," katanya.

UNIDHA Padang merupakan cikal bakal perguruan tinggi swasta yang lahir dari perguruan tinggi Unand. Kini memiliki tiga fakultas, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), memiliki sembilan Prodi termasuk program Magister Manajemen (S2), kedua Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Humaniora (FHIST) memiliki lima program studi dan ketiga Fakultas Farmasi, Sains dan Teknologi (FFST) memiliki enam program studi. Semua Prodi sudah terakreditasi, dan ada yang sudah terakreditasi unggul.

Sedangkan untuk data jumlah mahasiswa yang aktif sekarang mencapai lebih dari 2.000 orang mahasiswa. Dosen mencapai jumlah 121 orang. Khusus untuk dosen yang lulusan S3, bergelar doktor dari berbagai disiplin ilmu 27 orang. 

"Kita berupaya untuk meningkatkan SDM dosen, agar kualitas mutu UNIDHA kedepannya lebih baik. Sekarang ada 34 orang dosen sedang studi lanjut program S3, diharapkan dalam waktu dekat akan ada lebih 50 persen dosen bergelar doktor," kata Rektor Novesar Jamarun.

Berbagai kemajuan dan perkembangan UNIDHA di paparkan Rektor dalam kegiatan temu pers Sabtu siang, diantaranya juga menyangkut alumni UNIDHA yang kini tersebar di Nusantara. "Total komulatif alumni mencapai 8.714 orang sejak berdirinya UNIDHA. Ini sebuah capaian yang jadi perkembangan institusi perguruan tinggi UNIDHA yang kini sudah semakin berkembang dan diminati masyarakat," ungkapnya.

Bicara soal capaian prestasi dan pemeringkatan UNIDHA antar perguruan tinggi, menurut Rektor UNIDHA Novesar Jamarun, pada tahun 2019 tercatat naik tujuh peringkat konsistensi peningkatan mutu. Tahun 2021, naik peningkatan signifikan kualitas akademik, tahun 2022 UNIDHA masuk top tujuh dari 10 perguruan tinggi besar di Sumatera Barat. Saat ini tercatat peringkat keempat PTS terbaik di Sumatera Barat.

Luar biasa perkembangan perguruan tinggi UNIDHA Padang, yang terus berbenah diri dan menjalin kerja sama dan tercatat mencapai 92 jaringan kerja sama yang dilakukan. "Untuk kerja sama internasional, tercatat 12 jaringan. Untuk nasional jaringan kerja sama 26 jaringan. Untuk jaringan lokal 54 jaringan. Kerja sama ini adalah sebagai upaya untuk meningkatkan mutu dan kualitas UNIDHA, baik untuk penyelenggaraan maupun hasil produk lulusan," ulas dia.

Untuk pengembangan bidang akademik, UNIDHA yang semua Prodi sudah terakreditasi, dan ada dua program studi yang dapat prediket akreditasi unggul. "Ini termasuk usaha perguruan tinggi menjadi lebih baik dan banyak dilirik," katanya. 

Dari prestasi mahasiswa selama ini, juga dijelaskan Rektor Novesar Jamarun. "Berbagai prestasi dalam berkompetisi di lapangan, juga berhasil meraih beberapa prestasi kejuaraan, baik secara nasional maupun untuk internasional," sebutnya. 

Selain itu, Novesar Jamarun menyebutkan, juga ada kegiatan tingkat internasional yang diikuti mahasiswa UNIDHA, sebagai ikut serta jejaring internasional yang dibangun melalui mobilitas pengabdian visiting lecture dan penguatan jejaring akademik.

Kemudian untuk sarana prasarana, UNIDHA tetap berupaya melakukan pembenahan sebagai fasilitas dalam pembelajaran saat kuliah di kampus. "UNIDHA melengkapi laboratorium, termasuk laboratorium komputer, bahasa, media dan public speaking, mekatronika, farmakologi dan toksikologi, laboratorium kimia, serta fasilitas teknologi pengolahan pangan dan agroindustri," ujar dia. 

Sejumlah capaian mahasiswa yang dicantumkan, meliputi prestasi dalam kompetisi rancang bangun mesin, kejuaraan paralayang tingkat internasional, serta penghargaan yang diraih Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia UNIDHA pada ajang tingkat Sumatera Barat.

Sebagai bentuk pembenahan, peningkatan kualitas dan mutu pendidikan di perguruan tinggi UNIDHA Padang, kampus juga memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang berhak dan sesuai peruntukannya. "Beasiswa ada dari berbagai kalangan, selain dari beasiswa Yayasan perguruan tinggi Dharma Andalas, juga ada dari berbagai lembaga perbankan, sosial dan dari pihaknya lainnya, sehingga mahasiswa yang berhak dan tidak mampu bisa mengecap pendidikan yang lebih tinggi atau kuliah," ungkapnya. 

Sedangkan uang kuliah di UNIDHA relatif murah. Bisa terjangkau oleh masyarakat, khususnya yang kurang mampu dan malah bisa dibayar secara cicilan.

Pembenahan kampus perguruan tinggi UNIDHA Padang, dibawah kepemimpinan Rektor Novesar Jamarun, memang luar biasa dan tidak kaleng-kaleng sejak berdiri. Ada program khusus dalam perkuliahan, yakni program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). 

"Program ini membuka jalur pendidikan tinggi yang lebih fleksibel bagi professional dan pembelajaran berpengalaman. Pengalaman kerja dan pembelajaran sebelumnya, dapat diakui sebagai kredit akademik resmi, mempercepat penyelesaian masa studi. Ini diakui, dan kita dari UNIDHA berhak untuk itu," kata Novesar Jamarun. 

Program studi RPL tersebut, yakni S2 manajemen, Prodi Teknik Sipil, Teknik Industri Pertanian, Teknik Mesin, Ilmu Komunikasi, Akutansi, Ilmu Hukum, manajemen dan Prodi Sistem Informasi.

Dari berbagai catatan dan kemajuan yang dipaparkan Rektor Novesar Jamarun yang saat itu didampingi Ketua Pembina Yayasan Dharma Andalas, Suryadi Hasmi, Ketua Dewan Pengurus Prof Heri, banyak memaparkan berbagai hal. Mulai dari sejarah berdirinya UNIDHA yang cikal bakal STIE Dharma Andalas, pembenahan kampus berkembang seperti ini, di topang dan disuport langsung oleh Yayasan. "Tanpa dukungan Yayasan, mungkin sulit dikembangkan. Untuk kedepannya, UNIDHA terus berbenah sesuai visi," katanya.

Visi perguruan tinggi UNIDHA adalah menjadi universitas terkemuka dan berdaya saing dalam pengembangan Iptek, serta berkarakter entrepreneur pada tahun 2040. Untuk menuju dan mewujudkan visi yang lebih baik dan sempurna, kini semua yang menjadi misi dari visi sudah dimulai. Penyelenggara kampus UNIDHA membenahi, sebagai bukti dan langkah nyata sudah mulai terlihat. Kini perguruan tinggi sudah mulai dilirik masyarakat. Tahun ini lebih dari seribu peminat masuk perguruan tinggi UNIDHA, semoga perguruan tinggi UNIDHA terus maju dan berkembang menuju perguruan terkemuka. Semoga terwujud.

Rektor universitas Dharma Andalas Padang Prof Dr Novesar Jamarun sedang wawancara khusus dengan Dr. Asfar Tanjung, praktisi, pemerhati pendidikan dan wartawan di kampus UNIDHA. (Foto:Ist/Humas UNIDHA)
Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.