![]() |
| Irjen Pol. Jawari |
PADANG — Sigi24.com — Tongkat komando Kepolisian Daerah Sumatera Barat kembali berpindah tangan. Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy yang baru memimpin Ranah Minang sejak 4 Juli 2026, kini mendapat penugasan baru. Jabatan Kapolda Sumbar diserahkan kepada Irjen Pol. Jawari.
Pergantian ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tanggal 2 Oktober 2026. Irjen Djati dimutasikan sebagai Perwira Tinggi Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri dengan penugasan pada Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN).
Rotasi ini bagian dari gelombang besar perombakan di tubuh Polri yang menyentuh 88 perwira tinggi dan menengah, termasuk pergantian 19 Kapolda di seluruh Indonesia. Sosok yang kini dipercaya memegang kendali keamanan Sumbar adalah Irjen Pol. Jawari, sebelumnya menjabat Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri). Ia berpengalaman luas, pernah menjabat Wakapolda Sumut serta berbagai posisi strategis di bidang pembinaan personel.
Kini, mata masyarakat Sumatera Barat tertuju sepenuhnya kepada kepemimpinan baru ini. Di tangan Irjen Jawari, harapan besar ditumpang untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang makin meresahkan:
- Tambang Ilegal Makin Liar — Baik tambang emas maupun galian C kini semakin berani beroperasi, merusak lingkungan secara masif, dan sama sekali tidak menyetor pajak kepada daerah maupun negara.
- Mafia Minyak Subsidi Mencuat — Antrean panjang di SPBU jadi pemandangan biasa, karena solar subsidi justru diserobot kendaraan besar untuk dilansir ulang. Hasilnya disinyalir menggerakkan ratusan alat berat tambang ilegal di berbagai wilayah.
- Penyimpangan Sosial Mengkhawatirkan — Perilaku menyimpang seperti hubungan sesama sejenis (LGBT) mulai terlihat makin marak di tengah masyarakat.
-Dukungan & Payung Pelindung — Masyarakat mendesak agar tuntas dibongkar keterlibatan oknum aparat yang diduga memberi perlindungan bagi kejahatan tambang ilegal.
- Narkoba & Kejahatan Lain — Ancaman peredaran narkotika yang terus mengancam generasi muda juga harus ditekan habis-habisan.
Tongkat komando kini berada di tangan Irjen Jawari. Masyarakat Ranah Minang menanti: apakah keamanan, keadilan, dan penegakan hukum akan benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu? Semua mata kini tertuju pada langkah pertama Kapolda yang baru. (nd/red)

