Type Here to Get Search Results !

Sajak Pulo Lasman Simanjuntak

TENSI DARAH 

tensi darah,

disuntik musim kemarau

diukur sepasang tangan

pengantin lansia 

tetap setia 

(sebelumnya mereka rindu masuk dalam tabung air raksa

meledak kecemasan 

dibakar api 

terus menyala)

tensi darah, 

sampai kepala dan mata betina

berputar-putar lalu menari

pada tubuh matahari 

tanpa suara  

(lahirkan pendapat seperti berdebat untuk pandita mengalirkan kegelisahan di atas ranjang basah yang tak bisa lagi bergoyang)

tensi darah, 

ruang gawat darurat

semoga tinggalkan cerita

tiga abad sudah

tak ada kematian

sampai pintu kasihan tertutup

ataukah sampai Tuhan datang

Jakarta, Jumat , 10 Juli 2026

**/Penyair Pulo Lasman Simanjuntak, karya puisinya telah diterbitkan dalam 7 buku antologi puisi tunggal dan 50 buku puisi bersama para penyair di seluruh Indonesia.Bekerja sebagai wartawan, dan bermukim di Pamulang, Kota Tangerang Selatan.Kontak :08561827332

Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.