![]() |
| Acara Sertijab Ketua Poktan Simpang Rumput, Korong Lembak Pasang, Nagari Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau, Senin (18/5/2026) di Simpang Limun (Rumah Anggota Poktan). (Foto: Ali Akbar) |
Sungai Limau, Padang Pariaman — Kelompok Tani (Poktan) Simpang Rumput di Korong Lembak Pasang, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, resmi memulai babak baru. Melalui musyawarah bersama yang digelar pada Senin (18/5/2026), kelompok tani yang telah berdiri sejak tahun 2000 ini sepakat melakukan perombakan kepengurusan demi penyegaran organisasi.
Melia Afni Pimpin Poktan Simpang Rumput
Dalam musyawarah yang berlangsung khidmat di rumah salah seorang anggota kelompok di Simpang Limun, Nagari Pilubang, Melia Afni, S.Pd. terpilih sebagai ketua baru. Ia resmi menerima tongkat estafet kepemimpinan dari Kadri, sosok senior yang telah menakhodai Poktan Simpang Rumput selama lebih dari dua dekade sejak awal berdirinya.
Suksesi kepemimpinan ini disaksikan langsung oleh seluruh anggota kelompok serta Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Nagari Pilubang, Tuti Sri Ningsih, S.P. dan Dhien Yulita, S.P. Suasana kekeluargaan mewarnai jalannya serah terima jabatan dari pengurus lama kepada pengurus baru tersebut.
Peran Krusial Poktan untuk Bantuan Pemerintah
Usai prosesi sertijab, PPL Nagari Pilubang, Tuti Sri Ningsih, S.P., memberikan pengarahan penting mengenai peran dan fungsi strategis kelompok tani. Tuti menekankan bahwa Poktan bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan jembatan utama bagi kesejahteraan masyarakat petani di daerah tersebut.
"Bantuan program dari pemerintah, baik berupa bibit, pupuk, maupun alsintan (alat dan mesin pertanian), hanya bisa disalurkan secara resmi melalui kelompok tani yang aktif, seperti Poktan Simpang Rumput ini," ujar Tuti dalam arahannya.
Dengan terpilihnya kepengurusan baru di bawah komando Melia Afni, Poktan Simpang Rumput diharapkan dapat melangkah lebih progresif. Pengurus baru ditantang untuk segera merapikan administrasi organisasi agar akses terhadap berbagai program penguatan sektor pertanian dari pemerintah dapat berjalan lebih optimal ke depannya. (Red)


