![]() |
| M. Jamil |
Padang Pariaman,-- "Bersama Membangun Nagari Balah Aie Timur Menjadi Lebih Baik". Ini konsep secara umum yang diajukan calon Walinagari Balah Aie Timur, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak Muhammad Jamil.
Anak muda, aktivis organisasi di lingkungan Nahdlatul Ulama yang mempopulerkan namanya dengan M. Jamil ini, maju menjadi calon walinagari dalam helat Pilwana serentak 27 Juni tahun ini, setidaknya ingin memberikan yang terbaik buat nagarinya sendiri.
Balah Aie Timur merupakan nagari yang terbilang baru. Hadir satu periode belakangan, sepertinya butuh pemimpin muda progresif, punya kemampuan dan kapasitas di tengah masyarakat.
M. Jamil, calon walinagari nomor urut dua ini, punya pengalaman panjang di pelaksana pemilu, tepatnya dia pernah jadi panitia pemilu di PPK dan panitia pengawas di Panwascam VII Koto Sungai Sariak.
Makanya, konsep kebersamaan menjadi fondasi dasar dia dalam menghadapi helat Pilwana serentak tahun ini. "Basamo mako ka jadi. Artinya, semua unsur perlu dilibatkan dalam membangun nagari," katanya.
Pembangunan sumberdaya manusia, dengan pemberdayaan ekonomi lewat penguatan sektor pertanian dan UMKM, serta pembangunan lainnya, adalah unsur-unsur yang perlu dilakukan bersama.
Balah Aie Timur adalah nagari yang membawahi empat korong, yakni Korong Pincuran Sonsang Mudiak, Pincuran Sonsang Hilie, Kampung Paneh, dan Korong Duku Banyak.
Dalam helat Pilwana serentak tahun ini, Balah Aie Timur punya 2.000 lebih pemilih yang tentunya akan menentukan kepemimpinan di nagari itu, lewat kompetisi pemilihan langsung walinagari.

