Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Masyarakat Kapalo Hilalang Hentikan Sementara Pekerjaan PT. HKI di Jalan Tol Tarok City

Aksi demo penghentian pengerjaan jalan tol di Nagari Kapalo Hilalang. (nd)

Padang Pariaman, Sigi24.com--Masyarakat Nagari Kapalo Hilalang dinilai sudah sewajarnya melakukan demo dan menghentikan pekerjaaan sementara terhadap PT. HKI, dalam melanjutkan pekerjaan jalan tol, tepatnya di lokasi berdekatan dengan Tarok City tersebut.

Pasalnya dari awal pengerjaan Oktober 2023 lalu mulai pendataran dan penimbunan, terkesan tidak memikirkan akan dampak lingkungan dari pengerjaan jalan tersebut, karena jalan yang dibangun di sana jelas akan menghalangi sumber air untuk mengairi hamparan sawah dan usaha kolam air deras masyarakat di bawahnya.

Ketika awak media melihat langsung ke lokasi jalan tol tersebut bersama petani kolam air deras pada waktu lalu, terlihat jelas bahwa PT. HKI tidak mempunyai perencanaan penyelamatan terhadap dampak sawah dan kolam masyarakat yang berada di bawahnya. 

Pasalnya pengerjaan jalan tol yang melintasi sumber air bersih yang akan mengaliri sawah dan kolam masyarakat tersebut untuk menahan tanah timbunan dan pendataran bukit hanya dengan menggunakan susunan karung untuk menahannya, sehingga setiap saat bisa di hanyutkan air apalagi kalau hujan, maka air yang mengalir ke sawah dan ke kolam masyarakat terus bewarna coklat (keruh), dan jika hujan maka air bercampur pasir mulai memasuki sawah dan kolam masyarakat.

Erikson Madiar sebagai koordinator para petani kolam air deras ketika ditemui mengatakan, "beginilah pak. Hal ini merupakan musibah terberat bagi kami, karena selama ini kolam sebagai sumber perekonomian kami, untuk menghidupkan keluarga kami, menyekolahkan anak kami, dan sejak November 2023 lalu sampai sekarang makin lama makin lumpuh, semua kami saat ini sudah banyak hutang dalam pembelian bibit dan pakannya," keluh Erikson yang didampingi petani lainnya.

Persoalan ini sudah lama dan sudah berulang kali di sampaikan kepada pihak HKI melalui Humasnya pak Andy dan juga kepada Syafrizal Ucok yang juga sudah sering ke sini, namun sampai kami demo saat ini belum ada kejelasan dan ketegasan tentang kerugian yang kami alami ini, tambah Erikson.

Afrizen Dt Rang Kayo Mulie sebagai tokoh masyarakat dan mamak di Nagari Kapalo Hilalang menyampaikan, "Kami sudah berulang kali dan sudah pernah juga dirapatkan pemerintah Provinsi Sumatera Barat, yang diwakili Syafrizal Ucok, sudah 5 bulan berlalu sampai saat ini tidak ada juga itikad baik dari perusahaan PT HKI dan Pemerintah Provinsi," tegasnya.

Dt Rangkayo Mulie minta pada perusahan PT HKI yang punya hati nurani melihat derita yang dialami oleh petani kolam air deras, aksi demo yang dilakukan untuk menghentikan sementara pekerjaan ini agar ada jawaban yang jelas kepada kami, sambungnya.

Aksi demo yang kami lakukan saat ini menutup dan berhentikan pengerjaan ruas jalan Tol Padang-Sicincin-Kapalo Hilalang, aksi pemblokiran Jalan Tol ini, adalah puncak dari kesabaran kami menahan kesabaran selama ini dan kami betul-betul kecewa kepada Pemerintah dan PT. HKI, seolah tidak peduli akan nasib masyarakat di sini sudah terancam tutup usaha kolam air derasnya sebagai satu-satunya usaha mereka selama ini, keluh Rangkayo Mulia.

Musibah yang menimpa petani kolam air deras ini akibat pembangunan jalan tol ini, pemerintahan Nagari Kapalo Hilalang 10 Oktober 2023 lalu juga sudah mengirimkan surat No. 140/123/pem/WN-KH/X- 2023 kepada PT. HKI atas keluhan masyarakat ini, yang diantara isinya adalah 1. Erosi Tanah yang mengalir ke sungai 2. Banjir besar akibat aliran air hujan dari jalan yang di kerjakan PT. HKI.

Aksi Demo dilakukan oleh masyarakat, niniak mamak yang terdampak pembangunan jalan tol, dan dihadiri oleh Kapolsek 2x11 Enam Lingkung AKP Nofrizal Chan. (nd/red)

Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Hollywood Movies