Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Komitmen Masyarakat Marunggai Menjadikan Rosman sebagai Anggota DPRD Sumbar

Rosman hadir di Marunggai, Nagari Sikucua Barat sebagai anak nagari yang maju ke DPRD Sumbar lewat PAN. (ad)

Padang Pariaman, Sigi24.com--Ketua Fraksi PAN DPRD Padang Pariaman Bagindo Rosman Palito Rajo Endah menyebutkan, sebagian besar alokasi pokok pikirannya adalah untuk pembangunan, rehab dan renovasi surau dan masjid.

"Kita tahu, bahwa di Padang Pariaman ini banyak surau dan masjid. Surau, di samping sebagai tempat ibadah, juga tempat musyawarah mufakat dalam membangun nagari dan korong," kata Caleg DPRD Sumbar Dapil II, Padang Pariaman dan Kota Pariaman nomor urut empat ini.

Rosman, sebagai tokoh masyarakat yang juga dipercaya jadi pengurus dan ketua masjid di Katapiang, menjadi tanggung jawab moralnya untuk menjadikan surau lebih representatif.

"Surau dan masjid harus lebih rancak dari rumah warga di lingkungannya. Sebab, rumah ibadah itu dibangun secara bersama," kata Wakil Ketua DPD PAN Padang Pariaman ini.

Tahun kemarin, ada puluhan surau dan masjid yang dapat suntikan dana dari APBD, lewat Pokir Rosman.

Malah Surau Sikumbang di Tabek, Katapiang cukup sering dapat Pokir Rosman ini. Surau ini dibangun sejak awal, dan kini kondisinya lumayan, sudah diaktifkan untuk berkegiatan keagamaan.

Makanya, Rosman merasa terkejut ketika di kampung asalnya, Marunggai, Nagari Sikucua Barat, Kecamatan V Koto Kampung Dalam ada masjid dan surau yang tak tersentuh oleh APBD Padang Pariaman.

Kamis, 4 Januari 2024 malam menjadi diskusi hangat dan memprihatinkan soal masjid di Marunggai ini, disampaikan langsung oleh seorang Muncak di nagari itu.

Muncak ini minta dan berharap Rosman yang dipanggilnya Ajo, bisa datang kembali ke Marunggai sebelum pemilihan 14 Februari nanti.

Memang masjid Marunggai itu punya sejarah tersendiri dalam pergulatan di Korong Toboh Marunggai, lima tahun silam.

Pergolakan, masyarakat Marunggai yang tak disebut sukunya, tapi Sikumbang semua berinisiatif mendirikan masjid, dan sampai kini masjid itu masih terbengkalai.

Rosman yang kampung asalnya di Marunggai, merasa prihatin dengan kondisi demikian. Rosman bersuku Sikumbang, nenek moyangnya dari darek, Tabek Patah, Tanah Datar merantau ke Piaman, menepati Kampung Tingga di Marunggai itu.

Dari Marunggai, nenek moyang Rosman dibawah payung panji Datuak Rajo Endah ini menyebar ke Sungai Geringging, tak jauh dari Marunggai. Lalu menyebar arah ke tepi laut, yakni Padang Olo, Sungai Limau.

Rosman tidak pandai berjanji, dan tidak menjanjikan terhadap perbaikan Marunggai dan masjid tersebut.

Namun, bila terpilih jadi anggota DPRD Sumbar, dia bisa totalitas berbuat untuk Padang Pariaman dan Kota Pariaman, khusus Marunggai tentu masalah kecil baginya.

Memang 14 tahun di DPRD Padang Pariaman, Rosman tidak bisa berbuat banyak dan masuk begitu saja ke Marunggai ini. 

Meskipun kampung asal usul sudah sejak lama diketahui Rosman, secara rakyat berpewakilan, Rosman tidak bisa serta merta untuk nagari itu.

Sebab, gadang garundang di kubangan, gadang pangulu dalam kaum, gadang anggota dewan di daerah pemilihannya.

Di DPRD Padang Pariaman, Marunggai jelas tidak masuk Dapil Rosman. Marunggai tergabung di Dapil IV, bersama Kecamatan V Koto Timur, VII Koto Sungai Sariak, Padang Sago, dan Patamuan.

Sementara, tiga periode Rosman di DPRD Padang Pariaman, diantarkan oleh masyarakat Dapil II, yakni Lubuk Alung, Batang Anai dan Sintuak Toboh Gadang.

Tidak ada janji selain dari komitmen bersama. Komitmen untuk membantu masyarakat, membangun korong dan nagari yang dicetuskan Rosman terhadap masyarakat Marunggai.

Dan masyarakat Marunggai pun bersiap untuk mengantarkan Rosman, sanak kemenakannya ke DPRD Sumbar lewat PAN pada Pemilu Februari besok ini. (ad/red)

Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Hollywood Movies