Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Rafli Datuak Sinaro: Kembali ke Nagari Harus Sesungguhnya

Foto bersama usai diskusi di Podcast Padang Pariaman bicara. (ist)

Padang Pariaman, Sigi24.com--Globalisasi dan digitalisasi tak ayal lagi, ikut mempengaruhi tatanan adat dan budaya di tengah masyarakat.

Selasa 17 Oktober 2023, Podcast Padang Pariaman bicara mengangkat tema ini. Dalam diskusi siang menjelang sore itu, menghadirkan narasumber salah seorang pengurus LKAAM Sumatera Barat, Zulbaili Rajo Tianso, salah seorang pengurus LKAAM Padang Pariaman, Rafli Datuak Sinaro, dan tokoh niniak mamak di Koto Tinggi Datuak Bungsu.

Rafli Datuak Sinaro yang juga Caleg DPRD Padang Pariaman dari PKB di Dapil I ini menyebutkan, kembali ke nagari yang sudah sekian tahun berlangsungnya, tak lebih dari sekedar ganti baju.

"Ya, dari desa ke nagari. Cuma ganti nama. Belum terasa dan terlaksana nagari sesungguhnya," kata Caleg nomor urut tujuh ini.

Rafli Datuak Sinaro yang pernah berpengalaman jadi Kepala Desa Balah Aie Koto Marapak Koto Tinggi ini dulunya menilai, bahwa di zaman nagari dulu, tanpa bantuan masyarakat bisa mewujudkan pembangunan.

Banyak kegiatan penguatan adat dan budaya ini di tengah masyarakat. "Sekarang, rasa gotong royong itu benar yang tergerus. "Saciok bak ayam sadanciang bak basi" terasa hilang," ungkapnya.

Pemikiran inilah yang membuat Rafli Datuak Sinaro maju menjadi Caleg. Lewat PKB, partai berbasis agama yang komit dengan adat dan budaya.

Potensi lokal, nilai luhur di tengah masyarakat harus kembali kuat dan jadi pondasi dasar dalam membangun nagari.

Dan penguatan itu, butuh regulasi. Aturan yang dibuat oleh wakil rakyat bersama pemerintah.

Zulbaili Rajo Tianso memberikan apresiasi dan dukungan penuh untuk itu. "Kaum adat dan niniak mamak harus punya kekuatan dan kuat di dewan," katanya.

Dia melihat, kemampuan untuk mengembalikan tatanan adat dan budaya, penguatan adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah itu tertumpang pada Rafli Datuak Sinaro.

"Ini telah dan terus kita sosialisasikan di tengah masyarakat, terutama di Dapil I ini," ujar dia.

Menurut dia, kegamangan kondisi kebebasan saat ini, harus memperkuat kaum niniak mamak, untuk terus bersatu.

Bersatu untuk meraih kemenangan. "Aturan dan regulasi hanya bisa dilahirkan oleh pemerintah dan wakil rakyat," ulas dia.

"Makanya, sosialisasi terhadap Rafli Datuak Sinaro kita lakukan di semua kalangan. Mulai dari niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, pemuda dan elemen lainnya," ungkapnya. (ad/red)

Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Hollywood Movies