![]() |
| Caretaker DPD Organda Sumatera Barat, Kurnia Lesari Adnan memberikan sambutan dalam Musda XV di Truntum Padang. |
Padang, -- Musda XV DPD Organda Sumatera Barat, Selasa 15 September 2026 di Truntum Padang, dibuka secara resmi Kadis Perhubungan Dedy Diantolani mewakili Gubernur Mahyeldi.
Ketua Panitia Musda XV Organda Sumatera Barat, Rinto Wijaya menyebutkan, Musda ini diikuti 16 DPC kabupaten dan kota di Sumbar. "DPC yang tidak hadir, tentunya tidak mengurangi arti dan makna Musda itu sendiri," katanya.
Caretaker Ketua DPD organda Kurnia Lesari Adnan, yang juga Sekjen DPP Organda menyebutkan, Musda ini adalah bagaimana Organda di Sumbar bisa bangkit dan bermanfaat bagi anggotanya.
"Kita ada, dan hadir di tengah gempuran digitalisasi. Saya paham dan mengerti situasi di Sumbar. Di daerah ini semua moda transportasi lengkap. Ini butuh kekuatan Organda yang solid," kata putra asli Sungai Limau, Padang Pariaman ini.
Menurutnya, hidup di tengah industri transportasi ini, Organda harus menyesuaikan, dan terus memberikan yang terbaik buat masyarakat. "Antar Jemput Dalam Provinsi (AJDP) ini cukup memberikan kesinambungan bagi pengusaha transportasi dan masyarakat, pemakai transportasi," katanya.
Kurnia Lesari Adnan berkisah, bagaimana di era tahun 2000 an, AKAP habis digilas oleh travel yang begitu gencar. "Sekarang, AKAP kembali kuat dan bersaing sehat dengan travel. Untuk eksis ini, butuh kekuatan yang luar biasa," ujar dia.
Sebagai Caretaker DPD Organda Sumatera Utara, Kurnia Lesari Adnan ingin DPD Organda Sumbar kedepannya punya kepedulian. "Itulah sosok yang paling penting untuk pemimpin dan calon ketua Organda lima tahun nantinya. DPP selalu ada dan hadir untuk DPD," ulas dia.
Kurnia Lesari Adnan memberikan apresiasi untuk seluruh Tim Caretaker, yang telah bersungguh-sungguh, menyiapkan Musda ini dengan baik. "Organda harus terus eksis melayani masyarakat dan barang, sekaligus kemajuan daerah," ungkapnya.
Kadis Perhubungan Sumatera Barat, Dedy Diantolani yang mewakili Gubernur Mahyeldi menyebutkan, Musda XV adalah momentum terpenting dalam organisasi. Bukan sekedar memilih pengurus, tetapi juga wadah evaluasi, serta merumuskan program kerja untuk masa depan Organda yang lebih baik.
Transportasi adalah urat nadi dan vital keberadaannya dalam pembangunan daerah. "Keberadaan angkutan umum adalah mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah," ujarnya.
"Mari kita saling berkolaborasi. Perubahan sangat cepat. Kolaborasi tentunya memperkuat kemitraan dalam melayani masyarakat," kata Dedy Diantolani.
Dedy menyebutkan, sekarang kemudahan sangat terasa. "Kini, pesan tiket bisa lewat jari di HP. Pelaku transportasi harus mampu membaca peluang, meningkatkan pelayanan," ulasnya.
Pesan Pemprov Sumbar, katanya, Organda Sumatera Barat semakin profesional, berdaya saing dan berkemajuan. Organda rumah besar pengusaha transportasi.

