![]() |
| Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mempertegas komitmen kuat dalam menjaga perlindungan serta menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak. |
Padang Pariaman — Sigi24.com — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mempertegas komitmen kuat dalam menjaga perlindungan serta menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak. Hal ini dibuktikan dengan terselenggaranya Focus Group Discussion (FGD) bertema Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Serta Perlindungan Perempuan dan Anak, yang berlangsung di IKK Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Padang Pariaman Dr. H. John Kenedy Aziz, S.H., M.H. dan dihadiri unsur pimpinan daerah serta berbagai instansi terkait. Turut hadir Kapolres Padang Pariaman AKBP Riyana Purwasari, S.H., S.I.K., M.I.K. dan Ketua TP-PKK Kabupaten Padang Pariaman Nita Christanti Azis.
Dalam forum tersebut, para peserta membahas secara mendalam kondisi terkini, kendala di lapangan, serta langkah-langkah strategis yang menyentuh aspek pencegahan, penanganan, penegakan hukum, hingga pendampingan dan pemulihan bagi korban.
Berdiskusi dan bertukar pandangan, seluruh peserta sepakat bahwa perlindungan perempuan dan anak adalah tanggung jawab bersama yang menuntut sinergi erat antarlembaga. Setiap instansi menyatakan siap berperan aktif sesuai tugas dan kewenangannya.
Pertemuan sepakat melanjutkan pembahasan pada bulan September 2026 dengan fokus lebih rinci: pembagian peran, pembagian tugas, serta penyusunan mekanisme kerja bersama yang jelas dan terukur.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain: Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman AKP Nedra Wati, S.H., M.H.; Kasat Binmas Polres Padang Pariaman AKP Fahnedi, S.H.; Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Renny Hendra Aswara; Plh. Kepala Dinas Sosial Indra Urama, A.P., M.Si.; Kepala Dinas Kesehatan Dr. dr. Engga Lift Irwanto, Sp.OG (K), S.H., M.H.Kes., S.Ak., MM, dll; serta pimpinan instansi lain seperti DPMD, BPJS Kesehatan, Disdukcapil, Baznas, perwakilan RSUD, dan koordinator TKSK serta SDM PKH.
FGD ini menjadi langkah awal yang nyata guna mewujudkan perlindungan perempuan dan anak di Padang Pariaman secara terpadu, menyeluruh, dan berkelanjutan. (nd/red)

