Kolaborasi Politeknik Negeri Padang dan Pokdarwis Paingan Memperkuat Promosi Bilingual untuk Mengangkat Daya Saing Desa Wisata Guranjhil ke Panggung yang Lebih Luas
Sungai Limau, Padang Pariaman — Upaya membangun desa wisata tidak lagi hanya bertumpu pada keindahan alam dan kekayaan budaya. Di era digital, kemampuan mengemas dan mempromosikan potensi desa menjadi kunci untuk menarik perhatian wisatawan.
Semangat itulah yang mewarnai kegiatan kolaborasi antara Politeknik Negeri Padang (PNP) dan Pokdarwis Paingan Desa Wisata Guranjhil (Nagari Guguak Kuranji Hilir) yang berlangsung di Aula Kantor Wali Nagari Guranjhil, Rabu (15/7).
Kegiatan yang mengusung tema "Pemberdayaan Desa Wisata Guranjhil melalui Strategi Promosi Digital Bilingual untuk Peningkatan Daya Saing Pariwisata" merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Politeknik Negeri Padang.
Program ini berfokus pada pengembangan identitas digital desa wisata agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk wisatawan mancanegara.
Ketua LP2M PNP, Dony Marzuki, dalam sambutannya menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui pengembangan digital desa wisata.
"Kunjungan kali ini merupakan bagian dari Pengembangan Digital Desa Wisata Guranjhil sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat," ujar Dony Marzuki.
Sementara itu, Plt. Wali Nagari Guranjhil, Saur Lamza, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya sinergi yang baik antara Politeknik Negeri Padang dengan Pokdarwis Paingan.
Menurutnya, kolaborasi antara dunia pendidikan dan masyarakat menjadi modal penting dalam mempercepat kemajuan desa wisata berbasis potensi lokal.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang telah terjalin. Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi kemajuan Desa Wisata Guranjhil," kata Saur Lamza.
Sesi utama kegiatan diisi dengan presentasi hasil karya mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris Politeknik Negeri Padang yang terbagi dalam delapan kelompok. Berbagai media promosi digital diperkenalkan kepada peserta, mulai dari website Guranjhil Village, akun Instagram, booklet desa wisata, hingga berbagai materi promosi bilingual yang dirancang untuk memperkuat citra Desa Wisata Guranjhil di ruang digital.
Seluruh produk tersebut disusun agar mampu menjangkau wisatawan domestik maupun internasional melalui penyajian informasi dalam dua bahasa.
Rombongan Politeknik Negeri Padang dipimpin oleh Gilang Surendra, didampingi empat dosen pembimbing serta 15 mahasiswa-mahasiswi Jurusan Bahasa Inggris.
Dari pihak tuan rumah, kegiatan dihadiri oleh Plt. Wali Nagari Guranjhil, perangkat nagari, Wali Korong, anggota Bamus, pengurus Pokdarwis Paingan, serta warga masyarakat berjumlah 22 orang yang mengikuti kegiatan dengan antusias.
Sebagai bentuk penghargaan atas kerja sama yang telah terjalin, acara ditutup dengan penyerahan cendera mata serta oleh-oleh khas UMKM lokal 'Dapur Auliya' berupa Kerupuk Amplang Ikan, produk olahan hasil tangkapan nelayan setempat yang menjadi salah satu ikon kuliner Desa Wisata Guranjhil.
Suasana semakin hangat melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat mengenai pengembangan desa wisata berbasis digital.
Keakraban peserta juga terasa melalui suguhan Teh Herbal Bunga Telang dari Kebun IDeOrganik Desa Wisata Guranjhil, minuman khas yang menjadi bagian dari identitas produk lokal berbasis pertanian organik.
Sajian tersebut menjadi simbol bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya berbicara tentang destinasi, tetapi juga pengalaman, cita rasa, dan kearifan lokal yang menjadi daya tarik tersendiri bagi setiap pengunjung.
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa ketika dunia pendidikan, pemerintah nagari, pelaku pariwisata, dan masyarakat berjalan dalam satu langkah, transformasi desa wisata dapat berlangsung lebih cepat dan berkelanjutan.
Promosi digital yang dibangun hari ini bukan sekadar memperkenalkan sebuah destinasi, melainkan membuka jalan agar potensi lokal Desa Wisata Guranjhil dapat dikenal, dihargai, dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat di masa depan. (Ali Akbar)


