![]() |
Padang Pariaman, -- Dari 900 an Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Nagari Koto Dalam Selatan, Kecamatan Padang Sago, 230 suara memilih Dewi Ramayanti, calon walinagari nomor urut tiga. Hebatnya, dari tiga calon walinagari yang ikut Pilwana serentak 27 Juni kemarin di nagari itu, Dewi Ramayanti mendapatkan suara terbanyak dan tertinggi.
Perempuan sarjana ekonomi kelahiran Padang Bungo, 31 Juli 1988 ini, kini mulai tercatat sebagai walinagari perempuan pertama di Kabupaten Padang Pariaman, sejak era berganti dari desa ke nagari.
Koto Dalam Selatan, adalah nagari pemekaran dari induknya, Koto Dalam. Baru sembilan tahun umur nagari itu. Dewi Ramayanti tentu bukan pendatang baru di pemerintahan nagari itu. Dia termasuk perangkat nagari, yang memegang posisi strategis di Koto Dalam Selatan. Sama dengan dua calon walinagari lainnya di nagari itu.
Dari tiga tokoh yang ikut berkompetisi dalam Pilwana serentak, ternyata masyarakat Koto Dalam Selatan lebih pada Dewi Ramayanti. Masyarakat menitipkan kemajuan dan pembangunan nagari ke seorang Bundo Kandung yang sudah teruji, menguasai seluk-beluk pemerintahan di nagari yang baru tegak itu.
Sejak Sabtu sore kemarin, hingga hari, nama Dewi Ramayanti jadi sebutan banyak orang di seantero Padang Pariaman. Dukungan kepada Dewi Ramayanti dari tokoh masyarakat, pemuda dan niniak mamak di nagari itu, dibuktikan, memang dukungan sebenarnya.
Masyarakat Koto Dalam Selatan melihat, bahwa kemajuan nagari bisa terwujud, salah satunya adanya kepemimpinan yang berpengalaman. Dewi Ramayanti berpengalaman di nagari. Muda ia pula, cantik sudah pasti.

