![]() |
| Willy Ferdian |
Padang Pariaman, -- Tak sekedar perubahan di tengah masyarakat, calon Walinagari Sungai Buluah Timur, Kecamatan Batang Anai, Willy Ferdian juga menawarkan nilai-nilai kebersamaan kepada masyarakatnya.
"Basamo Mako Manjadi". Artinya, Willy Ferdian serius untuk ikut Pilwana serentak akhir Juni tahun ini. Kebersamaan itu terpatri dalam dirinya, karena sudah terbiasa dengan aktivitas sosial kemasyarakatan.
Sungai Buluah Timur, satu dari 74 nagari di Kabupaten Padang Pariaman yang menyelenggarakan helat Pilwana 27 Juni tahun ini. Berpengalaman di kegiatan kemanusiaan, Willy Ferdian merasa terpanggil untuk bisa berbuat lebih di nagarinya sendiri.
Nagari yang punya tujuh korong ini, yakni Korong Salisikan Lasuang Batu, Salisikan Simpang Musajik, Salisikan, Salisikan Sironjong, Kuliek Bukik Pagang, Kuliek Kapalo Banda, dan Korong Kuliek.
Bencana akhir tahun kemarin, Sungai Buluah Timur kian tertinggal saja. Akses ke sana berupa jembatan dan rajang pada punah, sehingga masyarakat Sungai Buluah Timur butuh kos yang banyak untuk bisa keluar masuk.
Dengan demikian, Sungai Buluah Timur butuh pemimpin yang kuat, punya jaringan yang luas, sehingga mampu membangun nagari dengan lebih baik lagi.
Pecahan Nagari Sungai Buluah yang sudah tegak satu periode belakangan ini, Sungai Buluah Timur memiliki daftar pemilih tetap mencapai 1.686 pemilih.
Willy Ferdian, calon walinagari nomor urut dua ini mengajak masyarakat nagarinya untuk menjadikan Pilwana serentak sebagai ajang evaluasi, untuk menatap masa depan nagari yang lebih baik lagi.
"Lewat pilihan yang tepat dan pas, mari kita bangun nagari ini dengan konsep transparansi, kebersamaan. Sadanciang bak basi, saciok bak ayam. Nilai-nilai gotong royong adalah budaya nagari yang harus kita lestarikan dalam kepemimpinan," katanya.

