![]() |
| Djoni Efendi |
Padang Pariaman, -- Meski belum mendaftarkan diri jadi calon Walinagari Sungai Abang Lubuk Alung, nama Djoni Efendi sudah jadi buah "gunjingan" banyak orang di nagari. Disebut-sebut bakal maju, ikut mencalon sebagai Walinagari Sungai Abang Lubuk Alung periode delapan tahun mendatang.
Sepertinya, sokongan dan sejumlah tokoh masyarakat, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai membuat Kasi Kesra Nagari Sungai Abang Lubuk Alung membulatkan tekadnya untuk siap bersaing dalam helat Pilwana serentak tahun ini.
Djoni Efendi memang sudah familiar di nagari itu. Pilwana pertama tahun 2018, dia ikut mencalon. Nyaris menang. Hanya kurang sikit suara, membuat Ichwan Bostami yang duduk jadi walinagari.
Tapi Djoni Efendi dimanfaatkan untuk memperkuat nagari itu. Sehingga dia bekerja di nagari. Berbagai jabatan, sampai pernah jadi Sekretaris Nagari, Pj. Walikorong, dan sejumlah jabatan lainnya dijalani Djoni Efendi sampai saat ini.
Momen Pilwana serentak yang tahapannya sudah dimulai, membuat Djoni Efendi ini didorong oleh banyak pihak di nagari itu, untuk bisa jadi walinagari. Tentu, menjadi walinagari menjadikan pengalaman tokoh muda Sungai Abang ini, mampu memberikan yang terbaik.
Sungai Abang Lubuk Alung punya empat korong, yakni Korong Rimbo Panjang, Kampung Ladang, Sungai Abang Dalam, dan Korong Pasa Gaduang. Pileg kemarin, di nagari ini tercatat 3.000 lebih pemilih.
"Insya Allah, dukungan dari banyak pihak ini kita wujudkan, dengan mendaftar ke panitia Pilwana Sungai Abang Lubuk Alung, Kamis 12 Maret 2026," kata Djoni Efendi, alumni STIKIP YDB Lubuk Alung ini, Sabtu 7 Maret 2026.
Berdasarkan pengalaman Djoni Efendi yang demikian lama berkecimpung di nagari itu, setidaknya tertumpang harapan besar masyarakat. Momen Pilwana tentu tidak sekedar pergantian kepemimpinan di nagari, tetapi lebih dari itu, adanya perubahan yang signifikan.

