![]() |
| Asril Mulyadi ketika menyerahkan proposal ke Wabup Padang Pariaman, Rahmat Hidayat. |
Padang Pariaman, -- Di nagari, Asril Mulyadi menjabat sebagai Orang Tuo. Tepatnya di Korong Kasiak Putiah, Nagari Singguliang Lubuk Alung, dia sudah menjadi rujukan banyak orang.
Orang Tuo ini, adalah kapai tampek batanyo, kapulang tampek baburito. Asril Mulyadi setelah dapat dukungan dan sokongan dari banyak pihak di Singguliang, menyatakan maju dan ikut kontestasi politik lokal, yang akan dihelat akhir Juni tahun ini.
"Insya Allah, Senin 9 Maret 2026 kita mendaftar. Sekarang, kita masih melengkapi persyaratan untuk jadi calon walinagari itu," katanya.
Pengusaha bangunan ini maju menjadi orang nomor satu di Singguliang Lubuk Alung, adalah ingin mengembalikan peran dan fungsi niniak mamak sebagaimana mestinya.
"Bukan tidak difungsikan. Selama ini, fungsi niniak mamak itu benar yang tidak jelas di Singguliang ini. Niniak mamak adalah tokoh nan gadang basa batuah, dianjuang tinggi diamba gadang. Nagari ini yang punya adalah niniak mamak," katanya.
Asril Mulyadi terkenal sebagai tokoh pengusaha bangunan yang peduli. Tak heran, selama bencana akhir tahun kemarin, Asril Mulyadi menggalang kekuatan, menyebarkan banyak bantuan kemanusiaan, terutama di bencana Lubuk Alung.
Ikatan Alumni SMPN 1 Lubuk Alung (IKASMPLA) 93 melakukan aksi peduli, membentuk posko, menyebarkan bantuan kepedulian di tengah masyarakat Padang Pariaman yang sedang ditimpa musibah banjir dan longsor.
"Itu yang bisa kita lakukan. Setidaknya, kawan-kawan yang tergabung dalam alumni SMP Lubuk Alung merasakan betul, apa yang jadi kesulitan masyarakat korban bencana," ulas dia.

