Type Here to Get Search Results !

Selama Lima Hari, 243 Calon Jemaah Haji Padang Pariaman Ikuti Pemantapan Manasik

Sebanyak 243 calon jemaah haji asal Kabupaten Padang Pariaman ikuti manasik pemantapan, dilaksanakan Kantor Kementeri Haji dan Umrah daerah itu. Gambar atas, instruktur Dr. H. Asfar Tanjung sedang menyampaikan tuntunan manasik haji, yang dilaksanakan di 4 wilayah kecamatan di Padang Pariaman. Tata cara pelaksanaan umrah dan haji. Asfar Tanjung memberikan tuntunan cara pemakaian kain ihram. Salah seorang jemaah mendapat reward sabih tawaf dari Asfar Tanjung pada kegiatan manasik tersebut.

Padang, -- Menjelang pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) tahun 2026, yang sudah melunasi ongkos haji, diberikan bimbingan manasik haji sebagai manasik pemantapan di seluruh kabupaten dan kota dalam wilayah Kantor Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat.

JCH daerah Kabupaten Padang Pariaman sedang berlangsung kegiatan pemantapan manasik haji, diikuti 243 orang JCH yang akan berangkat 2026 ini. Pelaksanaan manasik dilakukan empat hari untuk tingkat kecamatan, dan satu hari untuk tingkat kabupaten.

Menurut Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Padang Pariaman, H. Adri Ahmad, S.HI, MA, Tuanku Imam Muda, untuk kegiatan tingkat kecamatan khusus di Padang Pariaman dilakukan tanggal 8, 9, 14, dan 15 Februari 2026. Lokasi manasik dibagi dalam empat titik wilayah. Jemaah dihimpun ke dalam empat wilayah dari kecamatan sekitar.

"Keempat lokasi wilayah kegiatan manasik itu terdiri dari, wilayah 1 bertempat di Masjid Raya Sungai Laban, Kecamatan Nan Sabaris (Nan Sabaris, V Koto Kampung Dalam, V Koto Timur, Sungai Limau, Batang Gasan, Sungai Geringging dan IV Koto Aur Malintang). Wilayah 2 bertempat di Masjid Baiturrahmah Lubuk Alung (Lubuk Alung, Batang Anai, Ulakan Tapakis dan Sintuak Toboh Gadang)," katanya, Senin 9 Februari 2026. 

Untuk wilayah 3, katanya, lokasi kegiatan manasik di Masjid Raya Kiambang, Kecamatan 2X11 Enam Lingkung (2X11 Enam Lingkung, Enam Lingkung dan sebagian jemaah 2X11 Kayu Tanam). Untuk Wilayah 4 bertempat di Masjid Raya Bisati, Kecamatan VII Koto (VII Koto, Padang Sago, Patamuan dan sebagian jemaah 2X11 Kayu Tanam.

Kemudian untuk manasik tingkat kabupaten dilaksanakan satu hari pada Senin 16 Februari 2026, bertempat di Masjid Jihad, Kabun, Pauh Kambar, yang nantinya akan diikuti seluruh JCH yang terdaftar telah melunasi biaya haji.

Menurut Adri Ahmad, dalam kegiatan manasik haji diberikan berbagai materi manasik, seperti penjelasan tentang rukun, wajib dan sunat-sunat dalam pelaksanaan haji dan umrah. Strategi cara pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, Arafah, dan Mina, tata cara melempar jumrah. 

"Selain itu, juga disampaikan materi tentang budaya dan tradisi di Mekkah dan Madinah. Tata cara ziarah, praktek pelaksanaan tawaf, sai, tahalul. Untuk kegiatan manasik ibadah umrah dan haji, peragaan tata cara wukuf di Arafah," ujar dia.

Kepala Kemenhaj dan Umrah Padang Pariaman, H. Adri Ahmad 

Pemateri dan narasumber untuk pelaksanaan manasik, diambilkan dari instruktur manasik yang berpengalaman, professional, dan sudah bersertifikat. "Malah ada instruktur manasik yang sudah berpengalaman, sering menjadi petugas dan pembimbing haji yang bertugas sebagai TPHI dan TPIHI ke tanah suci," ungkapnya.

Diharapkan, dengan kegiatan pemantapan manasik haji yang merupakan program dan biaya pelaksanaan dari Kemenhaj ini, bisa lebih memantapkan ilmu manasik bagi para calon jemaah haji yang akan berangkat. "Mereka bisa lebih mudah dan tidak menyulitkan dalam perjalanan ibadah nantinya, bisa mendapatkan haji yang mabrur," kata Adri Ahmad mengakhiri. 

Laporan: Asfar Tanjung

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.