Type Here to Get Search Results !

Jelang Ramadhan, Remasta Masjid Taqwa Anduriang Adakan Pengajian dan Doa Bersama

Foto bersama usai pengajian dan doa bersama di Anduriang.

Padang Pariaman, -- Kajian Remaja Masjid Taqwa (Remasta) Jerong Sakayan Paku, Korong Asam Pulau, Nagari Anduriang, Kabupaten Padang Pariaman menggelar pengajian penutup menjelang masuknya bulan suci Ramadhan, sekaligus diakhiri dengan doa bersama. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 06 Februari 2026, bertempat di Masjid Taqwa Jerong Sakayan Paku.

Acara pengajian tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh antusias. Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan remaja, serta beberapa tokoh masyarakat yang turut memberikan dukungan, di antaranya urang syara’, walikorong, dan wali jerong. Kehadiran para tokoh ini menjadi bukti bahwa kegiatan keagamaan yang digagas oleh remaja mendapat perhatian serius dan dukungan dari berbagai pihak, khususnya dalam rangka pembinaan moral dan spiritual generasi muda.

Dalam sambutannya, Jhordani Akmal selaku Walikorong, menyampaikan bahwa kegiatan pengajian seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Menurutnya, pengajian bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi merupakan langkah nyata untuk menanamkan nilai-nilai agama dan membangun karakter remaja. 

Ia menegaskan bahwa remaja perlu diberi ruang serta wadah yang positif agar tidak mudah terjerumus ke dalam hal-hal negatif yang merusak masa depan, seperti penyalahgunaan narkoba, perjudian, pergaulan bebas, dan berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya.

Sementara itu, dalam arahan yang disampaikan oleh walikorong, beliau menekankan pentingnya peran pemuda dalam kehidupan sosial dan pembangunan nagari. Apalagi dalam waktu dekat, Nagari Anduriang akan melaksanakan pemilihan walinagari yang baru. 

Menurut beliau, pemuda tidak boleh bersikap apatis, melainkan harus turut mengambil peran dalam menentukan arah masa depan kampung halaman. Pemuda diharapkan mampu memberikan pandangan serta dukungan kepada calon pemimpin yang benar-benar memiliki visi dan misi membangun nagari, bukan sekadar memikirkan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu semata.

Pada kesempatan yang sama, Tata Handika, S.Ag selaku pembina remaja turut menyampaikan beberapa pesan penting kepada seluruh remaja. Pertama, beliau mengingatkan bahwa dalam melakukan kebaikan, pasti akan ada pihak yang mendukung, namun tidak sedikit pula yang kurang menyukai. Namun, prinsipnya adalah selama kegiatan yang dilakukan tidak melanggar norma-norma Islam dan adat yang berlaku, maka kebaikan tersebut harus terus dijalankan dan disiarkan. 

Ia berharap agar Jerong Sakayan Paku dapat menjadi contoh serta teladan bagi korong-korong lain yang ada di Nagari Anduriang dalam membangun generasi muda yang berakhlak, berilmu, dan berdaya guna.

Kedua, beliau menegaskan bahwa remaja merupakan harapan bangsa dan harapan kampung halaman. Oleh sebab itu, pemuda harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan perubahan ke arah yang lebih baik. Perubahan itu tidak hanya dalam aspek keagamaan, tetapi juga mencakup bidang sosial kemasyarakatan, kesehatan, pendidikan, serta budaya. Remaja harus dibina agar memiliki semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan kemampuan untuk menjadi generasi yang siap membawa kemajuan bagi nagari.

Kegiatan pengajian penutup ini diakhiri dengan doa bersama, sebagai bentuk harapan agar Allah SWT memberikan keberkahan menjelang Ramadhan, serta menjadikan para remaja istiqamah dalam menuntut ilmu dan menjaga pergaulan. Semoga kegiatan positif seperti ini terus berlanjut dan menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat.

Kontributor: Tata Handika

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.