Type Here to Get Search Results !

100 Unit Huntara Dibangun Polda Sumbar, Sudah Ditempati Masyarakat Korban Bencana

Lebih 100 unit Huntara dibangun Polda Sumbar di daerah paling parah terkena musibah, seperti di Agam, Padang Pariaman dan Pesisir Selatan, kini sudah ditempati warga. 

Padang,-- Untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera Barat, Polisi di jajaran Polda Sumbar mengerjakan pembangunan 100 unit lebih Huntara (Hunian Sementara), kini sudah mulai ditempati warga masyarakat.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Gatot Tri Suryanta melalui Dansat Brimob Kombes Pol. Lukman SD Malik, S.IK, MH kepada media ini menjelaskan, pembangunan Huntara yang oleh anggota Polri di bawah jajaran Polda Sumbar itu, dana pembangunannya berasal dari donatur, BNPB, dan simpatisan lainnya.

"Secara bertahap, yang selesai dibangun sudah ditempati langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Mereka yang menempati, penilaian kriterianya ditentukan pemerintah setempat, dan yang betul-betul membutuhkan," katanya.

Masyarakat yang menempati, katanya, adalah yang terdampak banjir dan longsor. Rumahnya hilang dan hanyut, rumah yang hancur di hantam banjir, mengakibatkan mereka tidak memiliki rumah lagi. Mereka itulah yang di fasilitasi menempati Huntara tersebut.

"Huntara yang dikerjakan pembangunannya oleh anggota Brimob dan anggota Polri, sesuai moto Polri Untuk Masyarakat. Berlokasi di beberapa tempat terparah, yakni di Asam Pulau, Kabupaten Padang Pariaman dibangun 34 unit, di Padang Puluik-Puluik, Bayang, Pesisir Selatan 22 unit, di Kapalo Koto, Pauh, Kota Padang 47 unit," katanya. 

Selian itu, ujar dia, Huntara yang dikerjakan pembangunannya oleh TNI, BNPB dan SMK, semuanya sudah siap dan sebagian sudah ditempati warga yang terdampak banjir. 

Kemudian di Palembayan, Kabupaten Agam, pihaknya melakukan pengecoran lantai rumah untuk 25 unit Huntara yang kini sedang dilaksankan pengerjaannya. "Para anggota Briomob dan kelompok anggota Polri terjun setiap hari sejak pasca banjir, melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, dan tidak ada hari libur dalam membantu masyarakat," tukas Kapolda Gatot Tri Suryanta bersama Dansat Brimob Polda Lukman SD Malik, yang didamping Kabag Ops Brimob Polda Kompol Doni Lisman.

Menurut Kombes Lukman, sejak musibah banjir dan selama pascabanjir, anggota kesatuan Brimob dan anggota Polisi jajaran Polda Sumbar, tanpa pamrih selalu terus melakukan pekerjaan, membantu dan melayani masyarakat yang terdampak banjir dan longsor. "Termasuk mencari dan mendata warga yang hilang dan hanyut karena diterjang banjir, membersihkan rumah dan infrastruktur lainnya yang tertimbun akibat amukan banjir," ungkapnya.

Brimob Bangun Dua Jembatan Bailey

Untuk saat sekarang sedang dilakukan anggota Brimob Polda Sumbar, membangun dua buah jembatan bailey di Palembayan, Kabupaten Agam yang cukup parah dan mengakibatkan daerah itu terputus areal jalannya. Jembatan bailey untuk membantu masyarakat, memudahkan jalur transportasi. 

"Pembangunan jembatan bailey pertama di Sawah Laweh, Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Air, Kecamatan Palembayan, kedua di Jorong Subarang Air, Nagari Salareh Air Timur, juga di Kecamatan Palembayan. Kini sedang dilaksanakan pembangunnya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat selesai dan bisa dimanfaatkan warga sekitar," demikian disampaikan Dansat Brimob Polda Sumbar Kombes Lukman yang didampingi Kabag Ops. Doni Lisman. 

Laporan: Asfar Tanjung

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.