![]() |
| Anggota Komisi II DPRD Sumatera Barat, Muhammad Yasin melakukan kunjungan kerja ke Keltan Kampung Pagang. |
Sungai Sariak – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhamad Yasin, S.TP, melakukan kunjungan kerja ke Kelompok Tani Kampung Panggang yang berada di Korong Bari Kampung Pagang dan Korong Padang Limau, Nagari Lareh Nan Panjang Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Jumat (23/01/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan bersama tim PKS Kecamatan VII Koto Sungai Sariak yang terdiri dari Ustadz Rudi, Ustadz Azwar, dan Januar. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh masyarakat serta para pemangku kepentingan nagari.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut tokoh masyarakat Ahmad Zaini, S.Pd., MM, Ajo Lih, serta Utiah Piri dari Korong Padang Limau.
Dari unsur pemerintahan nagari, hadir Sekretaris Nagari Lareh Nan Panjang Sungai Sariak, Weldy Junanda Syagus, S.Sos, Walikorong Syaiful Putra, serta Kasi Nagari Doni Veria, S.Pd. Hadir pula Ketua Penyuluh Pertanian Kecamatan, Devitriani, bersama pengurus kelompok tani Kampung Panggang dan Padang Limau.
Dalam kesempatan tersebut, Muhamad Yasin, S.TP berdiskusi langsung dengan tokoh masyarakat, di antaranya Ahmad Zaini dari Kampung Pagang, Ajo Lih, serta Utiah Piri dari Korong Padang Limau, bersama Ketua Penyuluh Pertanian Devitriani.
Diskusi berlangsung terbuka dan penuh keakraban, membahas kondisi riil pertanian, kendala yang dihadapi petani, serta harapan masyarakat terhadap perhatian pemerintah.
Para petani menyampaikan berbagai keluhan, mulai dari keterbatasan sarana produksi, persoalan irigasi, hingga minimnya dukungan anggaran untuk menunjang produktivitas pertanian.
Mereka berharap adanya perhatian serius dari pemerintah provinsi agar sektor pertanian dapat berkembang dan kesejahteraan petani meningkat.
Menanggapi hal tersebut, Muhamad Yasin, S.TP menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu fokus utama Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Barat.
“Petani adalah penopang utama ketahanan pangan. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami perjuangkan agar mendapat perhatian dan tindak lanjut nyata dari pemerintah provinsi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Penyuluh Pertanian Kecamatan, Devitriani, menekankan pentingnya kolaborasi antara petani, penyuluh, pemerintah nagari, dan pemerintah daerah agar pertanian di Kecamatan VII Koto Sungai Sariak dapat berkembang secara berkelanjutan.
Ia juga menambahkan, bahwa tanpa dukungan anggaran dari pemerintah provinsi maupun pusat, upaya mewujudkan swasembada pangan akan sulit tercapai, sehingga berdampak pada lambatnya peningkatan kesejahteraan petani.
Kegiatan diakhiri dengan peninjauan langsung ke lahan pertanian milik kelompok tani, di Korong Bari Kampung Pagang dan Korong Padang Limau. Masyarakat berharap kunjungan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu menghadirkan solusi nyata bagi kemajuan sektor pertanian di Nagari Lareh Nan Panjang Sungai Sariak.

