Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Lapor! Lima Warga Pemilik Lahan Terdampak Jalan Tol, Belum Menerima Ganti Rugi

Tanah dan lahan Dasrul yang terkena longsoran material pengerjaan jalan tol Padang - Pekanbaru, tepatnya di Ladang Laweh, Sicincin. (ist)

Padang Pariaman, Sigi24.com--Masih ada lahan masyarakat yang terdampak dari pengerjaan jalan tol, di Ladang Laweh, Sicincin, Kabupaten Padang Pariaman yang belum menerima ganti rugi dari PT HKI, pelaksana pengerjaan jalan tol.

Jalan tol Padang - Pekanbaru, tepatnya di STA 29, Nagari Sicincin. Dasrul, pemilik tanah itu menyampaikan, bahwa lahan atau tanah ulayat yang di kelolanya itu terkena longsoran material dari pengerjaan jalan tol yang sedang dikebut.

"Akibat longsoran itu, sawah, kebun karet, sawit yang ada di dalam ulayat itu jadi rusak dan punah," kata Dasrul, pria 48 tahun bersuku Guci ini pada sejumlah awak media, Senin 22 April 2024 lalu.

Menurut dia, ada sekitar satu hektar lahan yang terdiri dari sawah dan ladang itu yang rusak akibat longsoran material dari pengerjaan jalan tol.

Sebelumnya, kata Dasrul, tanah/lahan yang terkena imbas pengerjaan jalan tol itu, melalui humas HKI Andi sudah melakukan survei dan pengukuran. Bahkan pengukurannya sudah dua kali dan seluruh data terkait dengan tanah/lahan yang terkena imbas tersebut sudah diserahkan ke pihak HKI.

"Tenang Dasrul! Masalah ini tanggung jawab saya," kata Dasrul menuturkan, apa yang disampaikan Andi pada dia.

Ia menyampaikan dengan penuh harapan, menunggu kabar dari Andi, Humas HKI terkait solusi penyelesaian yang diberikan oleh PT HKI.

"Namun sampai sekarang kami belum mendapat informasi dari pihak HKI. Yang lebih mengecewakan lagi, setiap Andi ini di telpon tidak pernah menjawab, dan akhirnya kami pada tanggal 10 Agustus 2023 memutuskan membuat surat pengaduan ke pihak HKI," kata dia.

Surat tersebut diketahui oleh mamak adat Suku Guci; Mus Mulyadi Datuak Sinaro dan mengetahui Walinagari Sicincin; Febriwendi Firdaus, namun sampai saat ini surat pengaduan tersebut juga belum ditanggapi oleh pihak HKI.

Walinagari Sicincin Febriwendi Firdaus saat dihubungi awak media melalui whatshapp pribadinya, membenarkan adanya surat pengaduan atas nama pemohon Dasrul, tanggal 10 Agustus 2023 yang dikirim ke pihak HKI, namun sampai sekarang belum juga ada titik terangnya permasalahan ini.

"Masalah tanah/lahan Dasrul ini, kami atas nama nagari juga sudah mengetahui bahwa tanah yang terdampak ini sudah di survei dan di ukur. Datanya sudah diserahkan ke pihak HKI," ujar Walinagari Febriwendi Firdaus.

Dan saat pihak HKI melakukan ganti rugi tanah/lahan yang terdampak, sebut Walinagari Febriwendi Firdaus, nama Dasrul tidak ada. Setelah ditanya ke pihak HKI, jawabnya data atas nama Dasrul hilang. Datanya tidak ditemukan.

Dijelaskannya, ganti rugi tanah/lahan yang terimbas pengerjaan jalan tol Pekanbaru - Padang yang melewati Nagari Sicincin, Korong Ladang Laweh sudah ada yang dibayarkan, tapi rombongan yang sama dengan Dasrul ini ada lima orang belum mendapat ganti rugi dari pihak HKI. 

"Setelah dikonfirmasi ke pihak HKI, jawabnya selalu menunggu dan menunggu," ucap Febriwendi.

Namun demikian, pihak pemerintahan nagari terus berkordinasi dengan pihak HKI, mencari data yang tercecer tersebut, tapi sampai hari ini belum juga ditemukan. 

Kemudian karena data survei dan pengukuran tanah warga yang terdampak tersebut tidak juga ditemukan oleh pihak HKI, Pemerintahan Nagari Sicincin juga akan mengusulkan ke pihak HKI agar secepatnya melakukan survei dan pengukuran ulang untuk lima orang warga tersebut. 

"Kami yang tanah dan kebun karetnya luluh lantak ditimbun oleh longsoran material pengerjaan jalan tol Padang - Pekanbaru, tepatnya di Nagari Sicincin, Korong Ladang Laweh," katanya, tegas.

Sampai berita ini ditayangkan, Humas PT HKI selaku pelaksana pengerjaan jalan tol Padang - Pekanbaru yang berkantor di Parit Malintang, setiap di hubungi melalui whatshapp dan telepon selulernya, tidak pernah menjawab, sepertinya diabaikannya saja. (***)

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Hollywood Movies