Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ajukan Kader Sendiri, Golkar Siapkan Strategi Pilkada Padang Pariaman

Rapat konsolidasi DPD Partai Golkar Padang Pariaman usai Pemilu, dipimpin langsung Ketua DPD Asmadi. (ist)

Padang Pariaman, Sigi24.com--Satu tahapan Pemilu serentak 14 Februari lalu dinilai cukup memberikan yang terbaik buat Golkar di Padang Pariaman.

"Alhamdulillah, suara Golkar naik. Dari 18 ribu lebih pada Pemilu 2019, jadi 22 ribu lebih dalam Pemilu kemarin, dan menghasilkan lima kursi dari empat daerah pemilihan," kata Ketua DPD Partai Golkar Padang Pariaman Asmadi, Sabtu 9 Maret di kantornya dalam rapat konsolidasi partai usai Pemilu.

Rapat sekaligus diskusi hangat itu juga dihadiri Sekretaris dan Bendahara DPD Partai Golkar Bujang Pendawa dan Achmad Syukri, serta sejumlah pengurus harian lainnya.

Selama proses Pemilu, perjuangan semua kader, pengurus dan simpatisan Golkar, cukup memberi arti tersendiri.

Asmadi mengajak seluruh pengurus Golkar untuk senantiasa tegak lurus, mengikuti semua tahapan Pemilu.

"Jadi, target kita kedepan bagaimana mengisi semua posisi penting di DPRD Padang Pariaman itu," ujar dia.

Kemudian, Pilkada Padang Pariaman juga menjadi agenda penting Golkar untuk meraih kekuasaan.

"Sudah banyak ketua partai lain yang menghubungi, menjalin komunikasi terkait suksesi Pilkada November nanti," ulas Asmadi, tenaga ahli anggota DPR RI John Kenedy Azis ini.

Dan memang, untuk ikut Pilkada, Golkar harus berkoalisi dengan kekuatan lain. Tapi, apapun judulnya, Golkar sudah punya target untuk mengusung kader sendiri dalam Pilkada nanti.

Sekedar menyebut nama, Golkar punya John Kenedy Azis, Asmadi, Bujang Pendawa dan kader lainnya, untuk diusung nantinya menjadi Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman.

"Kita ingin meraih kekuasaan di eksekutif, dalam momen Pilkada itu. Soal kekuasaan di legislatif, Golkar dinilai berhasil dan mampu jadi partai papan atas di daerah ini," ujar Asmadi.

Dalam rapat yang berlangsung secara maraton itu, juga dilahirkan keputusan penting untuk menegakkan disiplin partai.

Disiplin dan tegas terhadap representasi partai di DPRD. Ya, anggota dewan yang terpilih dalam Pemilu, agar tidak lari dari koridor dan aturan partai.

Bila lari dari aturan atau membangkang ke partai, di sini partai akan dengan tegas menegakkan disiplin partai. (ad/red)

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Hollywood Movies