Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Usman Labai dan Cerita Sedikit Baliho Tapi Banyak Bersama Masyarakat

Usman Labai foto bersama dengan mantan Walinagari Balah Aie Timur Suriadi Datuak Sati di Pincuran Sonsang. (ad)

Padang Pariaman, Sigi24.com--Senja menjelang Magrib, Jumat 27 Oktober 2023 Usman Labai singgah di Pincuran Sonsang, Nagari Balah Aie Timur, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak.

Usman Labai yang Caleg DPRD Sumbar Partai Demokrat ini, sehabis Jumat berkeliling di Limpato, Padang Kandang dan Pincuran Sonsang.

Tentu hal demikian bukan asing dan baru bagi seorang Usman Labai, tokoh masyarakat, pangulu kaum Suku Tanjung di Parit Malintang ini.

Mencaleg betul baru baginya. Dia berkarir di PNS selama ini, dan terakhir lama menjabat eselon dua di sejumlah daerah, dan terakhir Kepala DKP Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Ya, Datuak Rangkayo Mudo, gelar adat yang disandang Usman Labai. Lengkap. Di syarak nagari, dia seorang labai dan di adat, dia seorang pangulu.

Ada sih baliho dan spanduk, termasuk stiker dan kartu nama. Tapi itu tak banyak persediaan Usman Labai. Menurut dia, alat kampanye dan logistik itu bukan jaminan untuk terpilih jadi wakil rakyat.

"Lebih baik langsung keliling di tengah masyarakat. Bersua langsung, bercerita dan berbagi kisah kehidupan, dengan masyarakat," ulas dia.

Di Pincuran Sonsang, Usman Labai bersua tokoh masyarakat, Abak Amaik dan Suriadi Datuak Sati.

Suriadi Datuak Sati adalah mantan Walinagari Balah Aie Timur, kini mencaleg di Partai NasDem untuk DPRD Padang Pariaman di Dapil IV.

Suriadi Datuak Sati dan Usman Labai Datuak Rangkayo Mudo tentu sudah lama berkawan. Malah dua tokoh ini sepersukuan. Ya, sama-sama orang Tanjung. Hanya beda partai dan pencalonan.

Bagi Usman Labai dan Datuak Suriadi tentu bersua dan bersilaturahmi adalah bagian yang tidak boleh putus. Perbedaan cara pandang, termasuk beda partai, adalah wadah untuk pendewasaan politik di tengah masyarakat.

Untuk itu pula Usman Labai, Caleg DPRD Sumbar nomor urut dua di Partai Demokrat Dapil II, Padang Pariaman dan Kota Pariaman ini lebih banyak menghabiskan waktunya bersama masyarakat.

Dia bisa melihat kondisi infrastruktur di lapangan. Bisa mendengarkan cerita masyarakat yang susah menjalani hidup dan kehidupan.

Harapannya, tentu cerita dan fakta lapangan ini, bisa dijadikan langkah perjuangan nantinya, ketika sudah jadi wakil masyarakat di Sumbar. (ad/red)

Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Hollywood Movies