Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur Belum Terungkap

Ilustrasi 

Padang Pariaman, Sigi24.com--Masyarakat Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Lubuk Alung resah dan merasa heran kepada penegak hukum di daerah ini. 

Pasalnya, kasus pelecehan terhadap anak di bawah umur yang dilaporkan sudah lebih dari 1 bulan, belum juga pelakunya ditetapkan sebagai tersangka.

Hal ini terungkap ketika awak media langsung datang ke lokasi, Sabtu (1/7/2023 ). Salah seorang pemuda yang tidak jauh dari rumah korban ini yang tidak mau ditulis namanya mengatakan, kenapa kasus pelecehan terhadap anak dibawah umur seperti ini tidak kunjung ditemukan tersangkanya oleh penegak hukum?. 

"Apakah sesulit itu oleh kepolisian kita, karena kasus ini sudah lebih dari 1 bulan di laporkan oleh keluarga korban," jelasnya.

Ketika awak media menemui korban di rumah keluarganya, dan korban sebut saja "Bunga" yang baru kelas 3 mau naik kelas 4 SD ini dengan keluguannya menjelaskan perihal kejadian yang menimpa dirinya, dan menyebutkan semua pelakunya yang memiliki nafsu bejat tersebut.

Pada awalnya, sebut Bunga, pelecehan dan hubungan badan itu diduga di lakukan oleh 3 orang dengan jarak waktu yang berbeda. 1 . inisial "Y" yang masih duduk di kelas 2 SMP Negeri di Lubuk Alung, dan hal ini terjadi sudah agak lama sebelum bulan puasa, dan pelaku merupakan tetangga korban juga, kejadiannya berawal melalui bermain ondokan bersama di lingkungan masjid yang tidak jauh dari rumah korban dan pelaku. 

"Usai bermain, korban diajak oleh pelaku ke belakang sekolah, sementara teman yang lainnya sudah pulang. Pelaku langsung memeluk korban dan membuka celana korban, setelah itu pelaku juga buka celananya dan dimasukan anunya ke lobang pipis awak, atau terjadilah hubungan badan yang masih terlarang bagi usia mereka ini," aku Bunga dengan polos.

Kejadian serupa terjadi sampai 4 x dengan pelaku "Y" kedua terjadi di rumah korban saat orangtua dan kakak korban tidak berada di rumah sore itu. 

Ketiga di rumah adik orangtua korban diawali dengan bermain bersama juga kemudian diajak lagi untuk berbuat itu. Dia paksa buka celana korban. 

"Kemudian ke 4 kembali kejadian kembali berulang yaitu kembali terjadi di sebuah sumur di rumah korban. Anehnya setiap akan melakukan hal bejat itu, pelaku yang buka celana korban dan tiap selesai berhubungan, korban diancam jangan kasih tahu orang lain, jika kasih tahu akan ditokok kepala korban," ungkap Bunga dengan lugu.

Kemudian Bunga yang bernasib malang ini, kembali dilecehkan oleh seorang bapak juga bertetangga dengan korban, dan diluar dugaan akan melakukan hal bejat itu terhadap Bunga karena bapak dengan inisial "J" ini sudah punya istri, anak dan cucu. 

Namun ketika Bunga sedang asyik bermain di lingkungan masjid dimana waktu "J" sedang bekerja di masjid. 

Begitu korban selesai bermain lalu "J" memanggil korban dan mengajak korban ke belakang masjid dekat mihrab, nafsu setan "J" tidak terbendung dan langsung buka celana korban dan kemudian buka celananya dan pak J langsung memasukan ke lobang pipis awak, dan mulut awak ditutup dengan tangannya, setelah itu diberikan uang Rp10.000, aku Bunga polos.

Pelecehan terhadap Bunga seperti kejadian di atas dilakukan oleh pelaku sebanyak 3 x, kedua terjadi di sumur di belaksng rumah pelaku, dengan bersembunyi dari pagar seng sumur tersebut pelaku J kembali melakukan aksi bejatnya terhadap bunga. 

Dan ke 3 atau terakhir J melakukan nafsu bejatnya di sebuah pondok diawali dengan meminjamkan HP kepada korban untuk main game, kemudian diajak ke belakang pondok dan di sinilah J kembali memuaskan nafsu setannya. 

Selesai pelaku memberikan uang kepada korban Rp20.000 dan mengancam agar jangan beri tahu orang lain, tutur Bunga.

Kemudian entah setan apa yang merasuki inisial "M" yang dipanggil korban selama ini ayah M, juga merupakan masih tetangga korban ini juga ikut menyumbangkan anusnya pada korban. 

Kejadiannya berawal korban sedang bermain alek-alekan dengan teman-temannya, kemudian ikut membantu mengambilkan air dari sumur, tak lama setelah itu pelaku mengajak korban ke belakang sekolah dan disinilah pelaku memuaskan nafsunya kepada korban, ujar Bunga. (nd/red)

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Hollywood Movies