Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Universitas PGRI Sumatera Barat Baralek Gadang

Rektor Universitas PGRI Sumatera Barat bersama jajarannya dalam pembukaan kegiatan Expo Kewirausahaan Pergelaran Seni Budaya Minangkabau dan Pameran Desain Grafis di Padang, Senin (16/1), (foto.rel)


Padang
- Universitas PGRI Sumatera Barat (Upgrisba) kembali baralek gadang. Yakni melaksanakan Expo Kewirausahaan, Pagelaran Budaya Minangkabau dan Pameran Desain Grafis Universitas Sumatera Barat. 

Kegiatan yang digelar setiap akhir semester ini, berlangsung selama 3 (tiga) hari, Senin - Rabu (16 - 18/1). Acara ini adalah ke 8 kalinya atau tahun ke 4, sejak digelar pertama kali tahun 2017 lalu.


Pada hari pertama setelah acara pembukaan, langsung dilaksanakan Festival Seni Budaya dalam bentuk lomba antar kelas yang diikuti oleh 17 kelas mahasiswa tingkat tiga yang mengikuti kuliah Budaya Minangkabau. 


Untuk mahasiswa yang ambil mata kuliah Kewirausahaan, diwajibkan membuat stand lomba produktifitas untuk pameran produksi dan pemasaran produksi. 


Podcast Budaya Minangkabau dengan pembicara Pakar Sejarah Unand Prof Dr.Gusti Asnan dan H.Daswi Peitra Dt Manjinjiang Alam, anggota DPRD Sumbar berbicara tentang kewirausahaan dilaksanakan, Selasa (17/1/23) 



Pada acara pembukaan, hadir Rektor Upgrisba Prof Dr.Ansofino, Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) diwakili DR.Bukhari Nurdin, para Wakil Rektor, Dekan,  semua Ketua Prodi, dosen dosen. Termasuk dosen dosen pengampu mata kuliah Kewirausahaan serta ratusan mahasiswa yang ambil kuliah budaya Minangkabau dan Kewirausahaan. 


Sebelum arahan rektor, ada pembacaan ayat suci Alqur' an, laporan Ketua Panitia Pelaksana, sambutan dari Ketua Prodi Desain Grafis dan Ketua Prodi MKU Dr.Weny Sulastri. 


Wenny Sulastri dalam laporannya mengatakan pada kegiatan expo tahun ini ada  beda dibanding expo tahun tahun sebelumnya. 


"Pada expo kali ini ada lomba syi'ar Al qur'an dan penyelenggaraan jenazah bagi mahasiswa yang ambil mata kuliah Agama Islam" kata Wenny Sulastri. 


Rektor Ansofinso dalam sambutannya mengatakan, Universitas PGRI yang dulu STKIP PGRI telah memantapkan 2 (dua) mata kuliah. Yaitu Budaya Minangkabau dan Kewirausahaan, sebagai mata kuliah ciri khas perguruan tinggi ini.


"Budaya dan Kewirausahaan adalah kekuatan orang Minangkabau, ini kita jadikan kuliah wajib. Mahasiswa dituntut untuk kreatif dan memiliki jiwa enterpreneur atau semangat berusaha secara ekonomi. Saya harap dari kuliah ini ada new product dan new ide, kita harus menghasilkan kreatifitas baru" ujarnya. 


Dengan semangat, ide dan pengembangan kreatifitas setelah lulus mahasiswa menjadi orang profesional dan mampu membangun usaha ekonomi produktif. "Kita harapkan lulusan Upgrisba bisa menjadi star up awal,  memiliki new ide,  memasuki pangsa pasar di level dua" kata Ansofino.


Rektor mengingatkan agar dalan expo atau yang  dipamerkan sebagai produk usaha mahasiswa adalah produk asli. 


"Jangan yang dipamerkan dan dijual di arena pameran itu produk yang dibeli, tidak dibuat sendiri. Kalau yang dipamerkan itu dibeli, harus digagalkan mata kuliah Kewirausahaannya" tegas Rektor. 


Ansofino juga menekankan untuk lulusan mata kuliah Budaya Minangkabau, diharapkan lahir generasi Minang yang memiliki jiwa religius yang kuat dengan indikator mampu berceramah agama. 


"Saya berharap mahasiswa yang ambil kuliah budaya Minangkabau, menganut nilai nilai luhur budaya kita" ujar Rektor (rel/sri)



Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Below Post Ad

Hollywood Movies