![]() |
Padang,-- Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin, SIK, MH, CSPHR, mengatakan, para santri punya peran dalam pembangunan, menjaga Kamtibmas, dan bisa menjadi contoh dalam menegakan kedisiplinan di tengah masyarakat. Santri yang ditempa dan dibina di pesantren, hendaknya bisa terus membenahi diri dan melatih diri untuk menjadi contoh teladan bagi generasi muda dan para pelajar.
Hal itu dikemukakan Wakapolda Solihin dalam sambutan dan paparannya saat temu dialog dengan para santriwati di Pesantren Diniyah Putri Padang Panjang, Kamis (22/10) sebagai kunjungan dalam rangka memperingati hari santri.
Dalam kesempatan itu, Wakapolda mengunjungi pesantren diantaranya Diniyah Putri Padang Panjang, yang merupakan satu-satunya pesantren putri yang sudah cukup terkenal di Sumbar, malah mungkin Nusantara ini.
Menurut Wakapolda Solihin, para santri bisa sebagai polisi di lingkungannya, menegakan disiplin, menjauhi dan perang terhadap narkoba, memberantas bulying dan kekerasan, serta hal-hal yang akan mengganggu keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Untuk itu, dihimbau kepada para santri khususnya santri wanita di Diniyah Putri ini, menjadikan hari santri sebagai hari untuk mengembangkan misi dan tujuan santri yang ada di pesantren. Menjadi pembinaan generasi muda sebagai cikal bakal pemimpin masa datang yang lebih baik.
Kegiatan temu santri di Pesantren Diniyah Putri yang dipusatkan di Aula Zainuddin Labay menjadi momen untuk menanamkan semangat kebangsaan, memperkuat karakter generasi muda, serta mendorong santri aktif dalam pembangunan bangsa.
Wakapolda Solihin juga menyinggung keteladanan Rahmah El Yunusiah, seorang tokoh wanita Minangkabau yang berjuang dalam pendidikan yang perlu di teladani, dalam perannya telah mendirikan Diniyah Putri Padang Panjang, punya kontribusi besar bagi kemajuan pendidikan putri di Diniyah Putri Padang Panjang.
Wakapolda Solihin mengingatkan para santri agar mewaspadai berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. "Mulai dari masalah narkoba, masalah perundungan dan masalah informasi hoaks melalui media sosial digital, makanya kita harus hati-hati dalam pengunaan IT, perkuat nilai agama/karakter, tumbuhkan semangat kebangsaan agar tidak mudah terpengaruh dan terjebak," katanya.
Dalam berkunjung ke Pesantren Diniyah Putri Padang Panjang itu, Wakapolda yang didampingi Irwasda Polda Sumbar Bambang Puwanto, Kapolresta Padang Panjang AKBP Wisnu, berkesempatan berziarah ke Makam Almarhumah Rahmah El Yunusiah, tokoh Wanita Sumbar, pendiri Diniyah Putri.
Dalam pertemuan dengan para santri, Wakapolda Solihin sempat mengadakan dialog dan tanya jawab dengan para santri, sebagai langkah untuk memeriahkan peringatan hari santri tahun 2026. Demikian disampaikan. ( Asfar Tanjung)

