![]() |
PADANG — Sigi.24.com. Polisi hadir bukan untuk ditakuti, melainkan untuk menjadi sahabat, pelindung, dan pengayom masyarakat. Pesan mendalam ini disampaikan Kapolsek Koto Tangah, Kompol Afrino, SH., MH., saat melaksanakan kegiatan Temu Rahmah di Lingkungan Kuala Nyiur 2, Kelurahan Pasia Nan Tigo, Koto Tangah, Padang, pada Rabu (4/11/2026).
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh warga RW 02 yang dipimpin langsung oleh Ketua RW, Asrul, bersama pengurus RT, pengurus Masjid Nurul Falah, dan jamaah yang telah menunggu dengan antusias di lokasi TPA Nurul Falah.
Dalam sambutannya, Ketua RW 02 menyampaikan dua agenda utama bersama Kapolsek serta jajarannya : pertemuan temu ramah ini, kemudian akan dilanjutkan nanti dengan kegiatan gotong royong bersama warga pada Jumat berikutnya ( 6/11/2026) berlangsung dari pagi hingga pelaksanaan shalat Jumat berjamaah di Masjid Nurul Falah, jelas Asrul.
Sementara itu, Ketua Masjid Nurul Falah, Yofrizal, M.Pd., menyambut baik langkah yang diambil pihak kepolisian. "Semoga ke depan keamanan dan kenyamanan di lingkungan ini semakin terjaga dan terus kita tingkatkan bersama," ucapnya penuh harap.
"Polisi Adalah Sahabat, Bukan Sesuatu yang Ditakuti"
Kapolsek Afrino menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi dan menghapus sekat yang kerap memisahkan polisi dengan masyarakat.
"Ke depannya, jangan ada lagi rasa takut terhadap polisi, apalagi di hati anak-anak. Polisi itu pelayan, pengayom, pelindung, dan sahabat di tengah masyarakat. Jangan ada lagi batas di antara kita," ujar Afrino di hadapan warga.
Ia juga mengajak masyarakat untuk saling terbuka. Jika ada yang masih menganggur, polisi siap membantu mencarikan solusi. Jika ada yang kurang tepat dalam sikap anggota, masyarakat dipersilakan menyampaikan saran, kritik, dan masukan secara terbuka. Pertukaran informasi demi menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan juga sangat diharapkan. Pesan Afrino:
Layanan 110 Aktif 24 Jam — Tak Perlu ke Kantor untuk Melapor
Kepada warga, Kapolsek mengingatkan ketersediaan layanan telepon darurat 110 yang aktif 24 jam dan gratis. "Jika ada yang ingin melaporkan sesuatu atau butuh bantuan kepolisian, cukup hubungi nomor 110. Tak usah datang ke kantor polisi, namun tetap bertanggung jawab atas laporan yang disampaikan," tegasnya.
Waspada Narkoba, LGBT, dan Penipuan Belanja Online
Afrino juga mengingatkan warga untuk lebih waspada terhadap ancaman yang kini makin mendekat ke tengah masyarakat:
- Narkoba: kini beredar dengan cara baru — ditaruh atau dilempar di suatu tempat, tidak selalu dibawa pengedarnya. Waspadai barang asing yang ditemukan di jalan atau lingkungan.
- Peredaran narkoba dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab — jaga anak-anak dan generasi muda kita dari bahayanya.
- Isu LGBT yang perlu disikapi dengan kehati-hatian dan pendekatan keluarga serta nilai agama.
- Penipuan belanja online dan praktik jual beli segitiga yang kini makin banyak menelan korban.
Pertemuan ditutup dengan semangat kebersamaan: keamanan bukan tugas polisi saja, tapi tugas kita semua. ( nd/red ).

