![]() |
Padang. Jemaah Masjid Iqra’ Alai Parak Kopi Padang, Selasa pagi (25/8) menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, dengan ceramah agama. Penceramah Ustadz Dr. Syofyan Hadi, SS., MA, dan peringatan Maulid Nabi berlangsung meriah, jemaah penuh semangat mendengarkan ceramah.
Dalam ceramahnya, Dr. Soyan Hadi menyajikan ceramah dengan pembahasan perlunya meneladani dan mempedomani akhlak dan kepribadian Nabi Muhammad SAW, yang menjadi contoh dan suri teladan bagi umat Islam dalam hidup dan berkehidupan.
Menurut Syofyan Hadi dalam surat Ali Imran ayat 31, maknanya Allah mengatakan kepada Nabi Muhammad SAW, katakan kepada umat mu Muhammad, jika kalian mencintai Allah maka ikuti aku dan Allah pasti mencintai mu dan mengampuni dosa-dosamu. "Itu pentingnya kita mengetahui bagaimana kita mengetahui dan mencontoh akhlak para nabi," sebutnya.
"Jadi ada dua hal yang bisa kita dapatkan kalau kita mencontoh akhlak para nabi, yakni akan dicintai Allah, kalau kita sudah dicintai Allah tentu kita aka mendapat kasih sayang-Nya dan kedua dosa kita akan diampuni oleh Allah SWT," ulas dia.
Mengikuti akhlak para Nabi itu, memang disuruh Allah, sesuai dengan firmannya dalam Al-Quran, karena akhlak para nabi itu sempurna. "Kita akan selamat hidup baik di dunia maupun di akherat, dan Allah menjanjikan balasannya, Surga," ungkapnya.
Bentuk akhlak yang baik sesuai akhlak nabi itu, semua terdapat dalam Al-Quran dan juga ada pada Nabi Muhammad SAW. "Makanya dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, disamping kita mempelajari kisah dan sejarah kelahiran nabi, yang terpenting kita harus mendalami dan mempelajari akhlak pribadi kehidupan Nabi Muhammad SAW," ujarnya.
Dalam sebuah hadis nabi yang diriwayatkan Al-Baihaqi juga dikatakan, bahwa sesungguhnya Aku (kata Nabi Muhammad SAW) diutus kepermukaan bumi ini untuk menyempurnakan atau memperbaiki akhlak manusia. Makanya, akhlak yang baik itu akan menghasilkan pribadi dan itu semuanya ada pada diri Nabi Muhammad SAW.
Untuk itu Ustadz Dr. Syofyan Hadi mengajak para jemaah yang hadir, menjadikan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini, memperbaiki diri dan akhlak pribadi, mencontoh akhlak pribadi nabi, yang penuh sopan santun dalam pergaulan, ramah, penyayang, sabar, pemaaf dan lain sebagainya. "Kalau semua itu kita ikuti, insya Allah akan mendapatkan kasih sayang Allah dan Allah akan mengampuni dosa-dosa kita," katanya. (Asfar Tanjung)

