Type Here to Get Search Results !

Dibuka Sekdakab Hendra Aswara, Kementerian Ekraf Gelar Adcamp Skill Up Lab: Ekraf Peduli, Pulih Bersama, Bangkit Berdaya di Padang Pariaman

Direktur Periklanan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Andy Ruswar menyerahkan cendera mata ke Sekdakab Padang Pariaman, Hendra Aswara usai pembukaan pelatihan.

Padang Pariaman, -- Sebagai komitmen pemerintah pusat dan daerah, dalam membangkitkan masyarakat pascabencana, Kementerian Ekraf menggelar "Adcamp Skill Up Lab", dengan tema "Ekraf Peduli, Pulih Bersama, Bangkit Berdaya".

Pelatihan yang diadakan di Aula Inspektorat Padang Pariaman itu, dilaksanakan selama dua hari, Rabu - Kamis (19-20 Agustus 2026), dilakukan oleh Direktur Periklanan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif. Secara resmi, pelatihan dibuka Sekdakab Padang Pariaman Hendra Aswara yang mewakili Bupati John Kenedy Azis.

Direktur Periklanan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Andy Ruswar dalam sambutannya menyebutkan, bahwa pelatihan ini, bentuk komitmen pemerintah pusat dan daerah, dalam membangkitkan pertumbuhan ekonomi baru.

"Terima kasih seluruh panitia, yang begitu kreatif menyiapkan agenda pelatihan ini. Kepada peserta yang terdiri dari pelaku usaha kreatif, kami apresiasi atas keikutsertaan dalam kegiatan ini," katanya.

Menurut Andy Ruswar, pelatihan yang dilakukan selama dua hari ini, tidak sekedar teori. Praktek menjadi bagian terpenting, sehingga Ekraf peduli terhadap daerah terdampak bencana, betul-betul berjalan sesuai kearifan masing-masing.

"Pelatihan ini akan membuka peluang baru berupa periklanan. Peserta yang direkrut, merupakan pelaku usaha kreatif yang ada di Padang Pariaman. 32 peserta dari pesion dan kuliner. Peserta dilatih lewat foto, video, mulai dari memproduksi, pengolahan atau editing, dan hasilnya dimasukkan ke website," ulas Andy Ruswar.

Andy Ruswar menjelaskan, peserta dibagi beberapa kelompok. "Diharapkan, peserta mengikuti pelatihan ini secara maksimal. Ekonomi kreatif adalah pertumbuhan ekonomi baru, yang dimulai dari daerah," sebutnya.

Sekdakab Padang Pariaman, Hendra Aswara menyebutkan daerahnya salah satu yang terdapat akibat bencana. "Kerugian daerah ini mencapai Rp2,8 triliun. Ada korban jiwa, paling banyak kiriman mayat dari daerah hulu," ujar dia.

"Kehadiran Kementerian Ekraf ini, diharapkan mampu membangkitkan masyarakat, melahirkan potensi ekonomi. Potensi kuliner ini cukup besar di Padang Pariaman. Pelatihan ini tentu mampu menikmati periklanan. Artinya, periklanan kuliner, UMKM itu masih terbatas, dari mulut ke mulut," ulas Hendra Aswara.

Hendra Aswara mengatakan, perhatian Kementerian Ekraf ini juga diharapkan mampu memberikan nuansa baru, melahirkan ekonomi kreatif. Padang Pariaman juga tersebut sebagai daerah 100 festival.

"Kuliner Padang Pariaman, berupa gulai kapalo ikan, dan brand lainnya, baru sebatas iklan konvensional, banyak didapatkan dari cerita mulut ke mulut. Kedepan, tentu butuh kemasan yang bagus, iklan yang membuat masyarakat lebih tertarik lagi," ujarnya. (Damanhuri)

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.