Type Here to Get Search Results !

Ratna Wilis Undang Donatur dan Perantau Bersama Membangun Mushalla SMAN 2 VII Koto Sungai Sariak yang Masih Terbengkalai Itu

Kondisi mushalla SMAN 2 VII Koto Sungai Sariak saat ini. Butuh bantuan dan kepedulian masyarakat untuk bisa selesai pembangunannya.

Padang Pariaman, -- Dari keinginan punya guru dan siswa yang bisa menulis, ceritanya melebar ke jejaring sosial kemasyarakatan yang dilakukan Kepala SMAN 2 VII Koto Sungai Sariak, Ratna Wilis, dalam memulai membangun sebuah mushalla di halaman sekolah itu. 

Membangun dengan semangat. Kondisi sekarang, mushalla yang belum diberi nama itu, masih tonggak-tonggak coran yang berdiri tegak dengan kokohnya. Mushalla berukuran 18X18 meter itu sepertinya ingin cepat selesai, berfungsi sebagaimana mestinya.

"Itu semua, sampai kondisi sekarang, masih memanfaatkan sumbangan dan bantuan dari perantau. Terutama perantau Ampalu, Padang Sago dan perantau lainnya," kata Ratna Wilis, Rabu 24 Juni 2026 di ruangan kerjanya, SMAN 2 VII Koto Sungai Sariak, di Kasai, Nagari Lareh Nan Panjang.

Kini, untuk shalat di jam sekolah masih dilakukan di ruangan guru dan Kepala Sekolah. "Kalau selesai mushalla, tentu bisa dilakukan shalat berjemaah di mushalla, bisa pula untuk pelajaran praktek ibadah," kata Ratna Wilis.

Hampir 200 siswa dan siswi SMAN 2 VII Koto Sungai Sariak ini, ketika tiba waktu shalat di jam belajar, umumnya berpencar, mencari tempat ibadah yang memungkinkan mereka bisa shalat.

"Kita ingin, adanya kebersamaan di sekolah ini. Kebersamaan itu dicerminkan dari pelaksanaan ibadah yang teratur. Alhamdulillah, sampai hari ini, para donatur dari perantauan terus memberikan sumbangan. Menyisihkan sedikit rezekinya, demi selesainya pembangunan mushalla ini," ulasnya.

Ratna Wilis mengajak para guru, komite sekolah, masyarakat Lareh Nan Panjang dan VII Koto Sungai Sariak, untuk bersama-sama menyelesaikan pembangunan mushalla itu. Baik yang di kampung maupun yang tinggal di rantau.

Untuk bisa digunakan, mushalla itu butuh lantai, atap, dinding. "Masih panjang dan banyak yang mesti dilakukan untuk hadirnya sebuah mushalla.

Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.