![]() |
| Mudawar |
Padang Pariaman, -- Punya pengalaman di pemerintahan, aktivis media, sarjana ilmu pemerintahan, setidaknya alasan tersendiri bagi masyarakat, menjadikan Mudawar sebagai Walinagari Sicukua Timur, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Padang Pariaman untuk periode 2026-2034.
Betapa tidak, calon walinagari nomor urut satu ini, belasan tahun di pemerintahan, khususnya di lingkungan Kementerian Agama Padang Pariaman. Mudawar tercatat sebagai penyuluh agama di V Koto Kampung Dalam. Sampai sekarang. Kondisi demikian, masyarakat berharap banyak, adanya perubahan yang mendasar, dalam pembangunan Nagari Sikucua Timur delapan tahun mendatang.
Pria kelahiran 1975 ini sebelum jadi pegawai, berpengalaman di kampungnya tentang sosial kemasyarakatan. Mudawar pernah jadi Ketua Pemuda Korong Koto Hilalang Barat 2000-2010, pengurus mushalla 2000-2014, pengurus TPA/TPSA 2004-2014, Penyuluh Agama Islam non PNS 2004-2014, dan PNS 2014 sampai sekarang.
Mengenal Mudawar, atau yang akrab dipanggil Pak KUA, berarti melihat potret kegigihan seorang anak nagari dalam melawan keterbatasan. Lahir di Matur, dia merupakan putra dari pasangan Almarhum Rasyad dan Anan. Perjalanan pendidikannya penuh dengan lika-liku. Sempat terhenti karena keterbatasan biaya dan harus turun ke sawah mengikuti jejak ayahnya, namun semangat untuk belajar tak pernah padam. Meski rintangan datang bertubi-tubi, termasuk kepergian ayahanda tercinta saat Mudawar baru memulai bangku SMP, dia membuktikan ketangguhannya dengan berhasil menamatkan sekolah sebagai juara umum II.
Masa muda Mudawar diwarnai dengan pengalaman pahit di perantauan, mulai dari Tanjung Pinang sampai ke Pulau Batam, Kepulauan Riau hingga menghadapi krisis ekonomi 1998 dengan bermodalkan ijazah SMP. Kepulangan dia ke tanah kelahiran pada akhir 1999 menjadi titik balik pengabdian yang luar biasa.
Dia memulai langkah baru sebagai penyuluh agama dan pengelola TPA/TPSA sejak tahun 2000-an. Semangat belajar yang membara, membawa Mudawar menempuh ujian paket C, hingga akhirnya meraih gelar Sarjana Ilmu Pemerintahan (S.I.P) di Universitas Terbuka tahun 2023. Kariernya pun bertransformasi dari seorang jurnalis yang vokal hingga menjadi ASN di lingkungan Kementerian Agama yang kini bertugas di KUA Kecamatan V Koto Kampung Dalam.
Latar belakang Mudawar sebagai wartawan selama 11 tahun (2004-2015), lahir dari kegelisahan terhadap ketidakadilan yang ia saksikan di perantauan. Melalui goresan pena, Mudawar berupaya menciptakan keseimbangan sosial bagi masyarakat kecil. Pengalaman jurnalistik ini kemudian berpadu selaras dengan pengalaman birokrasi pemerintahan yang telah ia jalani selama 22 tahun. Perpaduan antara ketajaman analisis media dan pemahaman mendalam tentang administrasi negara inilah yang menjadi modal utama Mudawar untuk membawa perubahan di Nagari Sikucua Timur.
Mudawar melangkah maju dengan visi mewujudkan Nagari Sikucua Timur yang madani, bersatu, serta maju dalam pendidikan, agama, dan ekonomi. Dia berkomitmen menghadirkan pemerintahan yang bersih dan transparan, sekaligus mengoptimalkan sumber daya alam demi kesejahteraan masyarakat dengan slogan "Maju untuk Kepentingan Masyarakat, Bukan untuk Pribadi".
Bagi masyarakat, pencalonan Mudawar adalah sebuah ikhtiar untuk membawa ilmu pemerintahan yang ia miliki kembali ke akar rumput, demi menciptakan keadilan dan kemajuan yang berlandaskan filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. (Rel)

