Pariaman, Sumatera Barat – Sebanyak 350 peserta dari berbagai kategori usia ambil bagian dalam Kejuaraan Catur Kapolres Pariaman Cup VII yang digelar di Aula Polres Pariaman, Jalan Imam Bonjol No. 37, Alai Gelombang, Pariaman Tengah, Sabtu-Minggu (20-21 Juni 2026).
Kejuaraan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada Juli 2026. Selama dua hari, para pecatur terbaik dari berbagai daerah akan saling beradu strategi dan kemampuan untuk memperebutkan gelar juara di masing-masing kategori.
Diikuti Pecatur Senior Hingga Pelajar
Peserta yang mengikuti kejuaraan berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari kategori senior hingga pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA. Tingginya jumlah peserta menunjukkan bahwa olahraga catur masih memiliki daya tarik besar di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.
Ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan dan pencarian bibit-bibit atlet catur potensial yang diharapkan mampu mengharumkan nama daerah pada tingkat yang lebih tinggi.
Sportivitas Jadi Kunci Utama
Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Pariaman yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pelaksana, Budi Perwira, menegaskan pentingnya menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung.
Menurutnya, keberhasilan sebuah kejuaraan tidak hanya diukur dari kelancaran pelaksanaan, tetapi juga dari sikap para peserta dalam menghormati aturan dan lawan bertanding.
"Mari kita junjung tinggi sportivitas dalam bermain demi keberhasilan penyelenggaraan Kejuaraan Catur Kapolres Pariaman Cup VII," ujar Budi.

350 Pecatur Ramaikan Kapolres Pariaman Cup VII 2026, Sabtu (20/6/2026) di Aula Polres Pariaman.
Dihadiri Sejumlah Tokoh Olahraga dan Kepolisian
Pembukaan kejuaraan turut dihadiri sejumlah tokoh penting dari unsur olahraga dan kepolisian. Hadir di antaranya Ketua KONI Sumatera Barat, Ketua Percasi Sumatera Barat, Kapolres Pariaman AKBP Andreanaldo Ademi, S.H., S.I.K. atau perwakilannya, Kasat Intelkam Polres Pariaman AKP Andri Widyawati, Ketua KONI Kota Pariaman, Ketua KONI Kabupaten Padang Pariaman, serta berbagai undangan lainnya.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga catur sekaligus upaya memperkuat sinergi antara dunia olahraga dan institusi kepolisian.
Perebutkan Trofi, Piagam dan Tabanas
Panitia telah menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi para pemenang. Selain trofi dan piagam penghargaan, peserta terbaik juga berkesempatan membawa pulang tabanas sesuai kategori yang dipertandingkan.
Hadiah tersebut diharapkan mampu memotivasi para atlet untuk menampilkan permainan terbaik sekaligus meningkatkan semangat berprestasi di bidang olahraga catur.
Antusias Peserta Tinggi Sejak Awal
Sebelum pertandingan dimulai, panitia terlebih dahulu menggelar bimbingan teknis guna memastikan seluruh rangkaian lomba berjalan lancar dan sesuai peraturan yang berlaku.
Antusiasme peserta terlihat sejak sesi teknis berlangsung. Berbagai pertanyaan diajukan kepada panitia terkait mekanisme pertandingan, aturan permainan, hingga sistem penilaian yang akan diterapkan selama kejuaraan.
Mengusung motto "Gens Una Sumus" yang berarti "Kita adalah satu keluarga", Kejuaraan Catur Kapolres Pariaman Cup VII diharapkan tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga mempererat persaudaraan dan kebersamaan di antara seluruh insan catur. (Ali Akbar)

