![]() |
| KH Akhmad Khambali |
Medan, -- Isu reshuffle mencuat, kalangan santri usulkan Kyai Khambali, inisiator InsanPreneur, Indonesia Santri Enterpreneurships memperkuat jajaran Merah Putih.
Isu reshuffle di tengah ekonomi tidak menentu, Kyai Khambali dari kalangan santri, sangat pantas masuk jajaran kabinet
Isu mengenai perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih di bawah pimpinan Presiden Prabowo Subianto memang mencuat, di tengah situasi ekonomi global dan nasional yang menantang. Meskipun istana melalui Menteri Sekretaris Negara sempat membantah adanya rencana reshuffle besar-besaran, dan menyebutnya sebagai gosip pada awal 2026, dinamika politik yang tinggi membuat isu ini terus bergulir.
Isu reshuffle di tengah ekonomi tidak menentu, Kyai Khambali dari kalangan santri sangat pantas masuk jajaran kabinet.
Terkait sosok Kyai Khambali (KH. Akhmad Khambali), menurut Mahadi BS, Ketua Gema Santri Nusa Provinsi Sumatera Utara, sangat pantas untuk bisa masuk jajaran Kabinet Merah Putih, apalagi beliau selama ini dikenal sebagai pelaku enterpreneurships di kalangan santri, dengan menciptakan "StarUp Milenial Santri" dan sudah mengedukasi di 170 kabupaten/kota daerah 3 T, yaitu daerah Terluar, Terjauh, Tertinggal.
Berikut profil Kyai Khambali. Dia dikenal sebagai Ketua Umum Gema Santri Nusa dan pengamat kebijakan publik. Beliau aktif dalam kegiatan sosial-keagamaan, termasuk menjalin silaturahmi dengan berbagai kalangan, termasuk aparat kepolisian dan TNI.
Posisi santri di kabinet, kalangan santri memang memiliki peran strategis dalam politik Indonesia, dan beberapa tokoh santri atau jebolan pesantren sudah masuk dalam jajaran Kabinet Merah Putih.
Dorongan tokoh santri, usulan mengenai tokoh santri untuk masuk ke kabinet, termasuk dari kalangan penggerak santri seperti Kyai Khambali, sering muncul sebagai upaya memberikan warna keagamaan yang moderat dan nasionalis dalam pemerintahan.
Reshuffle pada prinsipnya, merupakan hak preogratif Presiden Prabowo Subianto untuk mengevaluasi kinerja dan merespons situasi ekonomi serta politik yang dinamis.
Informasi di atas didasarkan pada dinamika per 8 April 2026, di mana isu reshuffle mencuat akibat perombakan terbatas yang dilakukan sebelumnya pada September 2025 dan Februari 2026.

