![]() |
| Suasana penuh keakraban menyelimuti rumah produksi Kaya Kuliner Minang (KKM) di Kecamatan Nan Sabaris, Sabtu (04/04/2026). |
NAN SABARIS, Padang Pariaman – Sigi24.com : Suasana penuh keakraban menyelimuti rumah produksi Kaya Kuliner Minang (KKM) di Kecamatan Nan Sabaris, Sabtu (04/04/2026). Puluhan pelaku usaha kecil menengah yang tergabung dalam Komunitas UMKM Padang Pariaman berkumpul dalam acara Halal bi Halal yang sekaligus menjadi tonggak sejarah baru bagi perjalanan organisasi tersebut.
Rumah produksi milik Asni Reno, atau yang akrab disapa Ibu Emi, menjadi saksi bisu leburnya sekat-sekat antar pengusaha dalam suasana kekeluargaan. Sebagai tuan rumah, Ibu Emi menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran rekan-rekan seperjuangan.
"Terima kasih atas kehadiran kawan-kawan semua. Mudah-mudahan pertemuan sambung rasa ini menambah keakraban kita dan menjadi wadah saling berbagi informasi demi kemajuan UMKM di Padang Pariaman," ujar Ibu Emi hangat.
*Penyegaran Organisasi: Dari Sekretaris Menjadi Ketua*
Acara yang dihadiri sekitar 30 peserta ini juga mengagendakan evaluasi kepengurusan. H. Ali Akbar, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Komunitas, secara resmi mengumumkan pembubaran pengurus lama yang telah bertugas sejak Januari 2025.
"Sudah setahun komunitas ini berjalan. Kini saatnya kita bubarkan pengurus lama dan membentuk pengurus baru untuk penyegaran," tegas pria yang akrab disapa Aji tersebut.
Melalui proses musyawarah mufakat yang berjalan cair dan penuh rasa kekeluargaan, forum akhirnya sepakat secara aklamasi memilih H. Ali Akbar sebagai Ketua Komunitas UMKM Padang Pariaman masa bakti 2026-2030.
*Visi Baru: Sinergi Dapur Produksi dan Influencer Kampus*
Dalam sambutan perdananya sebagai ketua terpilih, Aji menekankan pentingnya kekompakan tim. Ia menyadari bahwa amanah yang dipikulnya merupakan tanggung jawab besar yang memerlukan dukungan kolektif.
"Amanah ini beban berat yang selayaknya kita jalani secara kompak dan tidak saling menjatuhkan," pesannya kepada para anggota.
Menatap masa depan, Aji memaparkan strategi inovatif untuk mendongkrak daya saing produk lokal. Ia berencana menyinergikan peran "emak-emak" pengusaha dengan generasi muda.
* Sisi Produksi: Terus mendorong produktivitas dapur-dapur produksi anggota.
* Sisi Pemasaran: Menggandeng mahasiswa sebagai influencer untuk memasarkan produk secara digital.
"Tujuannya agar rumah produksi tetap berdenyut dan pemasaran pun berjalan mengikuti perkembangan zaman," jelas Aji.
Dukungan dan Masukan Anggota
Pertemuan ini juga menjadi ajang curah pendapat. Sejumlah tokoh UMKM seperti Datuak Bustami Tanjung, Bakhrial Eri, H. Usnaeti (Coklat Malibou), Wahyuni Kasim, hingga Memorizal memberikan masukan konstruktif demi kemajuan entitas UMKM ke depan.
Meski Kepala Disdagnakerkop dan UKM Padang Pariaman beserta Kabid UKM, Lenggo Geni, berhalangan hadir karena urusan keluarga, semangat para pelaku usaha tetap membara. Acara ditutup dengan doa bersama dan komitmen untuk menjadikan UMKM Padang Pariaman lebih berdaya di periode 2026-2030. (Ali Akbar)

