![]() |
Aku memandang segenap era perilaku manusia dari balik layar kaca Handphone mungilku yang sederhana. Kehidupan tetap berjalan ke satu arah yaitu menuju akhir dari berhentinya nafas berhembus.
Balutan kehidupan dari sebuah predikat imaji berjalan seiring dengan sajian lingkup sosial kemasyarakatan, di sana strata bermain kuat. Kekuasaan, nama besar, gelar akademisi, materialisme, semua menjadi madu manis yang dicari semut-semut penjilat bersama ragam topeng di drama tak berbabak.
Ketika kepapaan yang paling papa menerpa kehidupan, semua pergi, tatap sinis tertuju tanpa sekat, akhirnya berujung di pemikiran sumir bahwa kau bukan siapa-siapa. Di sana aku tahu kalau kesendirian menjadi teman sejati tanpa tekanan.
Dan pertemanan juga persaudaraan hanya sejauh khayali, ketika nestapa berpagut ke ketidakberdayaan kehidupan lalu merangkum semua tampilan yang ada di hadapan, rasa iba sirna terpancar dari sorot mata. Tatap yang ada cuma sebatas iba. Hutang piutang tetap menjadi sasaran penting yang harus dilunasi. Empati dari keterpurukan bukan alasan untuk memaafkan dan menyakurkan rasa iba.
Begitulah lafal kemanusiaan. Ketika rotasi berada di atas, pembujaan bertubi-tubi datang. Saat dasar kelam memagut langkah, ada ucap, "itu derita elo, gue gak ikutan."
Ya, kewajaran dari psiko analisis manusia Freud, tak memungkiri fakta. Manusia modern perkotaan, telah memangkas asumsi tentang hidup bergotongroyong. Persaudaraan tinggal sebatas senyum, selamat dia masih hidup it's oke. Pertemanan dan keterikatan darah terfokus disaling sapa via WA, jangan sekali-memohon bantuan atau meminjam, jika itu kau lakukan, maka namamu terhapus dari catatan peradaban mereka
Kasihilah sesamamu manusia sama seperti engkau mengasihi dirimu sendiri, cuma terletak pada sesiapa yang mau melaksanakannya. Selebihnya individualisme telah melanda jaringan hati. Well, kata susah sendiri, mati sendiri, dikubur sendiri, bawa deritamu sendiri, adalah jalinan diksi dari tatap manusia di kehidupan era terkini.
Selanjutnya, maka mari meneguk secangkir Kopi pahit! 🧐❤️🙏🤩😎
#Fbpro
#kopipahit
#eraterkini

