Type Here to Get Search Results !

Cincin Perak di Jari Ali Khamenei dengan Ukiran Ayat Al-Qur'an Surah Asy-Syu'ara, Ini Artinya

Cincin yang dikenakan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, kembali menjadi sorotan publik.

Dalam berbagai kesempatan resmi maupun keagamaan, ia kerap terlihat mengenakan cincin perak dengan ukiran ayat suci Alquran, yang sarat makna spiritual dalam tradisi Muslim Syiah.

Dalam tradisi Syiah, mengenakan cincin perak dengan batu tertentu diyakini sebagai amalan yang dianjurkan, mengikuti praktik Nabi Muhammad dan Ahlulbait (keluarga Nabi).

Khamenei dikenal konsisten menjalankan tradisi tersebut sepanjang masa kepemimpinannya.

Pada salah satu acara tadarus Alquran di Teheran pada awal bulan suci Ramadan, Khamenei tampak mengenakan cincin berukir penggalan ayat dari Al-Qur'an, tepatnya Surah Asy-Syu'ara ayat 62.

Tulisan Arab yang tertera pada cincin itu berbunyi: Ø¥ِÙ†َّ Ù…َعِÙŠَ رَبِّÙŠ سَÙŠَÙ‡ْدِينِ (Inna ma‘iya rabbÄ« sayahdÄ«ni), yang berarti, “Sesungguhnya Tuhanku bersamaku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku.”

Ayat tersebut merupakan ucapan Nabi Musa ketika dikejar oleh Fir’aun dan kaumnya, sementara Laut Merah terbentang di hadapan mereka.

Dalam tafsir para ulama, ayat ini menggambarkan keteguhan iman dan tawakal Nabi Musa di tengah situasi genting.

Dengan keyakinan penuh, ia menenangkan para pengikutnya dan menegaskan bahwa pertolongan Allah pasti datang.

Cincin yang dikenakan Khamenei bukan sekadar perhiasan, melainkan simbol keyakinan dan pesan spiritual yang ingin ditampilkan dalam setiap kesempatan publiknya.

Ali Khamenei, yang memiliki nama lengkap Ali Hosseini Khamenei, lahir pada 19 April 1939.

Ia dikenal sebagai ulama sekaligus tokoh politik berpengaruh di Iran.

Sejak 1989, ia menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, posisi tertinggi dalam struktur pemerintahan negara tersebut.

Dengan masa kepemimpinan lebih dari tiga dekade, Khamenei menjadi salah satu kepala negara dengan masa jabatan terlama di kawasan Timur Tengah.

Ia juga tercatat sebagai pemimpin Iran dengan masa jabatan terlama kedua pada abad ke-20 dan ke-21 setelah Mohammad Reza Pahlavi.

Bukan sekadar pemimpin Iran

Banyak yang belum mengetahui, selain menjadi Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei juga dikenal sebagai seorang ulama Syiah yang memiliki pengaruh luas di kalangan pengikut Syiah. 

Dalam tradisi Islam Syiah, seorang ulama yang memiliki kualifikasi tinggi di bidang agama bisa diikuti sebagai marja’ (sumber rujukan dalam fiqh). Ada banyak orang—termasuk di luar Iran—yang mengaku mengikuti Ali Khamenei sebagai marja’ mereka dalam hal rujukan hukum Islam.

Bahkan, keputusan, dan fatwa Ali Khamenei sering diikuti atau dibaca oleh jutaan orang Syiah di berbagai negara. Ini membuat pengaruhnya melampaui batas Iran sendiri.

Iran berduka

Institusi Iran berduka atas wafatnya Khamenei. Garda Revolusi Islam (IRGC) menyebutnya sebagai ulama besar dan “pemimpin para syuhada Revolusi Islam.” 

Mereka menegaskan bahwa kesyahidannya tidak akan menghentikan jalannya, melainkan memperkuat tekad rakyat Iran untuk melanjutkan warisannya. 

Pemerintah Iran menetapkan 40 hari berkabung nasional dan 7 hari libur resmi. Dewan Keamanan Nasional menilai kesyahidannya akan menjadi katalis kebangkitan besar melawan tirani global.

Serangan ini terjadi setelah AS dan Israel meluncurkan operasi militer gabungan pada 28 Februari, di tengah pembicaraan nuklir. 

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut operasi itu sebagai langkah untuk menghapus “ancaman eksistensial” dan mengubah lanskap strategis kawasan. 

Ledakan dilaporkan terjadi di Tehran, Qom, Tabriz, dan Khorramshahr, disusul penutupan wilayah udara Iran dan regional.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan puluhan rudal balistik ke arah Israel, dengan laporan serangan mencapai Tel Aviv, Haifa, dan wilayah Palestina yang diduduki. 

Media Iran menyebut serangan itu sebagai “balasan menghancurkan” terhadap entitas Zionis. Selain itu, ledakan juga dilaporkan di sejumlah negara Teluk yang menjadi basis militer AS, termasuk Arab Saudi, UEA, Bahrain, Kuwait, dan Qatar. (SerambiNews.com)

Foto 1: Khamenei terlihat mengenakan cincin berukir penggalan ayat dari Al-Qur'an.(Serambinews)

Foto 2: Khamenei dilaporkan tewas usai serangan AS-Israel. (Youtube Kompas TV)

Foto 3: Ali Khamenei tak hanya dikenal sebagai Pemimpin tertinggi Iran, tetapi juga ulama Syiah. (Youtube Kompas)

#Sumber: FB Tribun Style.

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.