![]() |
| Muhammad Amin Datuak Bagindo Malano menyerahkan berkas pendaftarannya sebagai calon Walinagari Anduriang, didampingi J. Datuak Bungsu dan MT. Datuak Bandaro Sati. |
PADANG PARIAMAN, -- Mantan Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Anduriang, Kecamatan 2X11 Kayu Tanam, Padang Pariaman, Muhammad Amin Datuak Bagindo Malano, Sabtu 8 Maret 2026 mendaftar sebagai calon Walinagari Anduriang ke panitia Pilwana nagari itu.
Hebatnya, pendaftaran Muhammad Amin Datuak Bagindo Malano itu didampingi dua tokoh niniak mamak nagari itu, yakni J. Datuak Bungsu, pangulu Suku Koto dan MT. Datuak Bandaro Sati, pangulu Suku Jambak.
Tentu hal demikian menjadi "amunisi" tersendiri bagi Muhammad Amin Datuak Bagindo Malano, dalam membangun nagari. Suku Koto dan Jambak di Nagari Anduriang terkenal kaum terbesar, punya pengaruh tersendiri dalam dinamika politik di nagari itu.
Muhammad Amin Datuak Bagindo Malano ini adalah tokoh masyarakat. Sudah lama berkecimpung di nagari. Terutama di lembaga KAN Anduriang sendiri, dia pernah memangku sejumlah jabatan. Pernah jadi Ketua KAN, Sekretaris, Bendahara KAN.
"Jadi walinagari yang belum pernah," kata dia, Sabtu 8 Maret 2026 usai menyerahkan berkas persyaratan calon walinagari ke panitia Pilwana.
Untuk ini pula, Muhammad Amin Datuak Bagindo Malano setelah dapat restu dari sejumlah tokoh masyarakat Anduriang, menyatakan dirinya maju dan ikut helat Pilwana serentak akhir Juni tahun ini.
Anduriang terkenal sebagai nagari yang terletak di ikue darek kapalo rantau. Punya tujuh korong, yakni Korong Kampung Tangah, Lubuak Napa, Lubuak Aur, Sipisang Sipinang, Balah Aie, Rimbo Kalam, dan Korong Asam Pulau.
Dengan luas dan besar Nagari Anduriang ini, diperkirakan ribuan daftar pemilih tetap akan jadi penentu nasib nagari itu delapan tahun mendatang.
Kehadiran Muhammad Amin Datuak Bagindo Malano sebagai calon Walinagari Anduriang, menjadi percaturan politik tersendiri di masyarakat setempat.
Punya segudang pengalaman dalam kepemimpinan di nagari, tentu menjadi alasan tersendiri bagi Muhammad Amin Datuak Bagindo Malano dalam melangkah, ikut dalam pusaran politik lokal di nagari itu.
Dia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak di nagari itu, yang telah memberikan dukungan moril, menguatkan dirinya untuk maju dalam helat Pilwana serentak akhir Juni tahun ini.

