Type Here to Get Search Results !

Waktu Bersamaan, PMII Pariaman Gelar Pelantikan dan PKD

Pelantikan pengurus PMII Pariaman.

Pariaman, - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Pariaman yang dilantik jangan sampai usai pelantikan tanpa kegiatan. Mereka yang sudah dilantik jangan sampai diam alias tanpa ada gerakan kemahasiswaan.

Demikian ditegaskan Ketua Bidang Hukum dan HAM Pengurus Besar (PB) PMII Dedi Wahyudi Hasibuan pada pelantikan PC PMII Kota Pariaman masa khidmat 2025-2026, sekaligus pembukaan Pelatihan Kader Dasar (PKD), Sabtu (7/2/2026) di aula rumah dinas Wakil Wali Kota Pariaman, di Pariaman. Pelantikan dihadiri Staf Ahli Wali Kota Pariaman Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Sadrianto, pendiri PMII Kota Pariaman Armaidi Tanjung, Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabincab) Masrizal, dan kader PMII Kota Pariaman. 

Dikatakan Dedi Wahyudi, pengurus yang dilantik harus memahami bahwa organisasi PMII bukanlah organisasi jalanan. PMII merupakan organisasi intelektual, kader-kadernya kalangan akademisi yang menimba ilmu di perguruan tinggi. Karena itu, dalam menyikapi berbagai isu-isu terkini harus diadu dengan pemikiran. “Langkah yang tepat itu lakukan audiensi dengan pihak-pihak terkait sehingga memahami sesuatu itu dengan baik,” tutur Dedi Wahyudi.

Dedi mengingatkan, jangan mudah saja turun ke jalanan melakukan aksi tanpa memahami persoalan. Harus jelas dasarnya suatu kebijakan yang akan ditanggapi. Jika sudah tidak menemukan solusi yang terbaik, silakan turun ke jalan. 

Dedi sangat mengapresiasi tawaran Pemko Kota Pariaman yang disampaikan Staf Ahli Wali Kota Pariaman terhadap ajakan sinergi PMII Kota Pariaman dengan Pemko Pariaman. PMII yang konsen dengan merawat nilai-nilai budaya lokal, kearifan lokal, sangat tepat bersinergi mendukung kebijakan Pemko Pariaman, tutur Dedi Wahyudi

Staf Ahli Wali Kota Pariaman Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Sadrianto sebelumnya menyampaikan Kota Pariaman termasuk garis merah dalam peredaran narkoba. Juga masalah-masalah sosial lain yang perlu mendapat perhatian bersama. “Di sinilah pentingnya membangun sinergi Pemko Pariaman dengan PMII Pariaman. Kader PMII sebagai pemuda merupakan titik penting dalam menekan peredaran narkoba dan masalah sosial lainnya,” tutur Sadrianto.

Kader PMII sebagai calon pemimpin masa depan, tentu sejak dini diharapkan menyiapkan karakter yang dibutuhkan. Melalui organisasi PMII, bagaimana mampu menyiapkan kecakapan diri sehingga memiliki karakter yang dibutuhkan. “Kota Pariaman yang tidak memiliki industri besar, sangat tergantung dari sektor pertanian dan pariwisata, sehingga harus mampu menyediakan sumber daya manusia berkualitas. Jika Kota Pariaman ingin maju bersama, maka peningkatan sumber daya manusia harus dilakukan. Melalui PMII, salah satu langkah untuk meningkatkan sumber daya manusia melalui organisasi,” kata Sadrianto menambahkan. 

Ketua PC PMII Kota Pariaman Anisa Pitri mengatakan momen pelantikan bukan seremonial belaka tapi awal untuk bergerak dan komitmen penguatan ideologi organisasi. Usai pelantikan, langsung diselenggarakan Pelatihan Kader Dasar (PKD) hingga Selasa (10/2/2026). Peserta PKD dari PC PMII se-Sumatera Barat.

“Alasan langsung dilaksanakan PKD, karena kaderisasi PKD merupakan tulang punggung organisasi. PKD dan ber-PMII pada hakekatnya merupakan proses menempa diri dan mental untuk masa depan kader. Kaderisasi memperkuat militansi kader yang mengemban amanah sebagai pengurus di PMII,” tutur Anisa Pitri. 

Pengurus yang dilantik berdasarkan surat keputusan PB PMII Nomor: 159.PB-XXI.01.159.A-1.01.2026 tentang susunan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Pariaman masa khidmat 2025-2026 adalah Majelis Pembina Cabang (Mabincab) Ketua Masrizal, SE, Sekretaris Rito Andika, S.Pd, dengan anggota Hendri, SE, Zeki Aliwardana, S.Pdi, MM, Idris, S.PdI, Sepra Putra, S.Pdi, Mulya Rizki, S.Pdi, Syahluddin, S.Pdi, Rio Agusta, S.Pdi, Jupmaidi Ilham, S.Pdi, Dr.(c). Satria Efendi, S.Pdi, M.Pdi, Rio Putra, S.Pdi, M. Danil Kharlis, S.Pdi, Khairul Rianda, SE, Rizka Adilla, S.Pdi, Afrinaldi, Robi Hirawan, M.Pd.

Sedangkan Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Anisa Pitri, Ketua I M.Fahreza Bahri, Ketua II Tessa Imelda, Ketua III Ahmad Fadhly.

Sekretaris Husnul Fadhilah, Sekretaris I Rahmat Hidayat, Sekretaris II Deni Saprianto, Sekretaris III Ummi Hafilda Ali. Bendahara Rahman Nurhakim dan Wakil Bendahara Wamai Syarah.

Ketua Biro Kaderisasi dan Sumber Daya Anggota Rizki Akmal, Biro HAM, Advokasi dan Hubungan Pemerintah Ketua Yoga Primayadi, Ketua Biro Pengembangan Media Teknologi dan Informasi Rahmi Kamila.

Badan Semi Otonom Korps PMII Putri (KOPRI) Ketua Rima Ilham Qadari, Sekretaris Herlita Azzahra dan Bendahara Nanda Melati Rifaithti. ***

Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.