![]() |
| Yuni Helmi Sampono Dirajo |
PADANG PARIAMAN, -- Panungkek Rangkayo Rajo Sampono, Yuni Helmi Sampono Dirajo berencana ikut suksesi pemilihan walinagari (Pilwana) Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.
"Insya Allah, setelah ada persetujuan dan permintaan dari masyarakat Katapiang, saya ikut jadi calon walinagari, Pilwana serentak Juni tahun ini," katanya, Jumat 6 Februari 2026.
Artinya, Pilwana Katapiang akan diikuti banyak calon, terbuka dengan adanya keinginan Yuni Helmi untuk ikut pula menyukseskan helat delapan tahun sekali itu.
Tentu, jadi walinagari bukan persoalan baru bagi Panungkek Rangkayo Rajo Sampono ini. Dia sudah punya pengalaman jadi Walinagari Katapiang dulunya.
Banyak pembangunan di Katapiang, sebagian besar masih karya Yuni Helmi semasa jadi walinagari dulunya. Sepertinya, Yuni Helmi pengabdian pada nagari yang pernah dilakukan dulu, dilanjutkan kembali saat Pilwana Katapiang tahun ini.
Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman termasuk nagari yang ikut suksesi pemilihan walinagari tahun ini. Tahapan Pilwana itu pun telah dimulai, dengan terbentuknya panitia pemilihan di nagari itu.
Katapiang adalah nagari yang terletak di pesisir pantai, terdiri dari delapan korong. Berdasarkan data tahun 2017/2020, delapan korong tersebut meliputi Batang Sariak, Simpang Katapiang, Talao Mundam, Olo Bangau, Pauh, Marantiah, Pilubang, dan Tabek.
Nagari ini memiliki luas wilayah sekitar 64,25 kilometer persegi, merupakan wilayah pesisir strategis yang juga menjadi lokasi Bandar Udara Internasional Minangkabau. Berdasarkan data statistik kependudukan terbaru, jumlah penduduk Nagari Katapiang, tercatat berkisar 16.088 jiwa. Sebagian besar penduduk beragama Islam dengan sebaran jenis kelamin yang relatif seimbang.
"Kita ingin adanya tambahan SD Negeri di Talao Mundam. Kian padatnya penduduk di situ, sepertinya penambahan sekolah sudah saatnya dilakukan. Adanya penataan kawasan Talao Mundam dengan baik, termasuk pengelolaan sampah, dan perlunya ada pandam pekuburan bagi warga komplek perumahan di Talao Mundam itu," katanya.
Serta banyak lagi penataan dan pembangunan yang dibutuhkan di Katapiang. "Semua keinginan itu harus diwujudkan, manakala masyarakat mempercayai saya nantinya jadi walinagari," katanya.
Menurut Yuni Helmi, helat Pilwana serentak tahun ini, yang akan digelar 27 Juni, memberikan arti penting bagi, untuk semangat maju dalam helat tersebut.
"Tanggal itu, saya lahir ke dunia ini. Semoga saja, Pilwana tahun ini jadi momen terindah dalam hidup saya dalam meningkatkan pengabdian di tengah masyarakat Katapiang," ungkapnya.

