Padang,-- Polri untuk masyarakat, di Sumbar dibawah Komando Kapolda Irjen Pol Gatot Tri Suryanta tidak hanya dalam kegiatan Kamtibmas, memberikan bantuan, pembenahan pasca banjir yang melanda, tapi juga berusaha membentuk personil Polri yang berakhlak mulia, dengan kegiatan "Polisi Mengaji".
Pembentukan personil yang berakhlak mulia itu dilaksanakan dengan kegiatan Khatam Al-Quran, One Day One Khatam, melibatkan seluruh personil Polri, mulai dari personil Polri di jajaran Polda, sampai ke Polres, Polsek dan Babin Kamtibmas. Kegiatan ini sudah dilaunching, Rabu pagi Subuh menjelang memasuki puasa Ramadhan, di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi Sumbar.
Kegiatan Polisi mengaji di Sumbar, yang dikenal dengan One Day One Khatam ini, adalah termasuk salah satu program kegiatan pembinaan karakter agamais personil Polisi di jajaran Polda Sumbar. Pada puasa Ramadhan tahun ini, sudah masuk tahun kedua dilaksanakan semasa kepemimpinan Gatot Tri Suryanta, sebuah program inovatif yang mengantarkan sang Kapolda pertama di Sumbar, mendapatkan Satyalencana Wira Karya dari Presiden RI yang diserahkan baru-baru ini.
Satya lencana ini didapatkan atas prestasi inovatif yang berdampak positif, bagi nusa dan bangsa sehingga menjadi teladan. Salah satu kegiatan yang kini sudah memasuki tahun kedua dilaksanakan di Polda Sumbar, yakni One Day One Khatam. Disamping itu juga ada kegiatan inovatif, yakni Gerakan Subuh Berjamaah yang dicanangkan oleh Kapolda Gatot Tri Suryanta. Luar biasa, dan pantas Satya Lencana Wira Karya diberikan buat sang jenderal ini.
Kegiatan One Day One Khatam ini dilaksanakan selama dalam bulan suci Ramadhan. Mulai dari tingkat Polda sampai ke Polres dan Polsek -Polsek ikut melaksanakan, dengan cara mengawali kegiatan pagi hari dengan mengaji membaca Al-Quran, serta mentadaburkan. Setiap polsek membaca per juz Al-Quran sesuai ditentukan, setiap hari khatam Al-Quran.
Kapolda Gatot Tri Suryanta dalam sambutan dan penjelasannya pada media ini saat launching kegiatan "Polisi Mengaji" ini mengatakan, bahwa kegiatan One Day One Khatam ini merupakan langkah nyata, dalam mendukung falsafah Minangkabau, ‘Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah’. Juga sebagai ibadah, Al-Quran diharapkan menjadi benteng moral bagi personil dalam menghadapi tantangan tugas, terutama dalam memerangi peredaran narkoba.
Menurut Gatot, target satu kali khatam setiap harinya merupakan upaya untuk membentuk personil yang berakhlak mulia dan beriman kuat. "Program ini tidak hanya sebatas membaca, tetapi juga menjadi sarana belajar dan menambah wawasan tentang nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam Al-Quran," katanya.
Kegiatan khatam Al-Quran, dalam kegiatan Polisi Mengaji ini, mendapat sambutan baik dari seluruh jajaran anggota Polisi Polda Sumbar. Kegiatan dilakukan setelah apel pagi, sebelum memulai pekerjaan kedinasan terlebih dahulu melakukan tadarus baca Al-Qur’an, dengan suasana Ikhlas dan penuh kekhusukan.
"Lantunan ayat suci Al-Quan menggema, dibaca di setiap kantor polisi. Kegiatan One Day One Khatam dalam kegiatan program Polisi Mengaji di Sumbar ini, mendapat sambutan, dukungan dan apresiasi tinggi dari Pemda, terhadap terobosan yang dilakukan oleh Polda Sumbar. Langkah ini membuktikan, bahwa Polri memiliki kepedulian besar dalam membangun fondasi spiritualitas masyarakat.
Kapolda Gatot berharap, Sumatera Barat dapat menjadi pilot project bagi provinsi lain, dalam hal penguatan karakter bangsa melalui nilai-nilai religi, dan bisa dilakukan setiap Ramadhan, dikembangkan oleh kelompok masyarakat lainnya.
Laporan: Asfar Tanjung

