Type Here to Get Search Results !

Untuk Pembangunan Masjid Ma'had Quran Profetik Terintegrasi, Walinagari Katapiang Serahkan Sertifikat Tanah

Walinagari Katapiang Alwis Jaya menyerahkan sertifikat tanah ke Ketua Dewan Pembina Yayasan Profetik Trancendetal Indonesia, Prof. Duski Samad, di Talao Mundam.

PADANG PARIAMAN, -- Atas nama Yayasan Profetik Trancendetal Indonesia, Prof. Duski Samad dan Fauzan Zakir menerima sertifikat tanah wakaf seluas 2.000 meter, untuk pembangunan Masjid Ma'had Quran Profetik Terintegrasi, dari Walinagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Padang Pariaman Alwis Jaya, Jumat 30 Januari 2026.

Tanah yang berlokasi di Talao Mundam itu, oleh Alwis Jaya diserahkan bersama Walikorong Harjoni dan seorang tokoh masyarakat setempat. 

Menurut Alwis Jaya dan Harjoni, lokasi tanah luar biasa strategis. Di pertigaan ke bandara. "Di sekeliling lokasi tanah itu, sudah ada komplek perumahan, dan akan dipenuhi oleh perumahan," katanya.

"Alhamdulillah, saya Ketua Dewan Pembina Yayasan Profetik Trancendetal Indonesia bersama anggota dewan pengawas, Fauzan Zakir, dengan ini resmi menerima sertifikat ini, dan selanjutnya akan membuat bangunan masjid di lokasi tersebut," kata Ketua FKUB Sumbar ini.

"Generasi milenial hari ini hidup di tengah krisis makna, tekanan mental, rapuhnya keluarga, dan jauhnya ruang spiritual yang ramah. Banyak yang tidak menolak agama, tetapi belum menemukan masjid yang hadir menjawab realitas hidup mereka," tulis Duski Samad.

Masjid Ma’had Qur’an Profetik Terintegrasi dirancang sebagai masjid hidup—bukan hanya tempat shalat, tetapi pusat ibadah, pendidikan Al-Qur’an, konsultasi keluarga & hukum, dakwah kultural, serta penyembuhan jiwa. "Terinspirasi dari fungsi Masjid Nabawi, masjid ini mengembalikan masjid sebagai jantung peradaban umat," katanya.

Fungsi Utama Masjid

1. Ruang Utama Shalat Jumat & Jamaah

Poros spiritual, disiplin hidup, dan kebersamaan umat.

2. Serambi Shufah Ta’lim Al-Qur’an

Ruang belajar Qur’an yang dialogis, ramah milenial, dan bermakna.

3. Ruang Konsultasi Islam, Keluarga & Hukum

Masjid hadir memberi solusi nyata, bukan sekadar ceramah.

4. Cafe Islami

Ruang silaturahmi, literasi, dan dakwah kultural.

5. Klinik & Psikoterapi Islam

Menjawab krisis mental dengan pendekatan spiritual–psikologis–Qur’ani.

Poros Spiritual yang Menata Hidup

Ruang utama masjid berfungsi sebagai tempat shalat Jumat dan shalat berjamaah. Di sinilah disiplin waktu, kebersamaan, dan ketundukan kepada Allah SWT dilatih setiap hari. Bagi generasi milenial yang hidup dalam budaya serba fleksibel, shalat berjamaah menjadi jangkar kehidupan—mengembalikan orientasi dari hiruk pikuk dunia menuju ketenangan dan keteraturan.

"Masjid ini tidak mengajak generasi muda menjauh dari dunia, tetapi menguatkan mereka untuk menghadapi dunia dengan iman dan akhlak".

Serambi Qur’an: Belajar dengan Hati dan Akal

Di sisi kiri masjid, disediakan Ruang Shufah (Serambi) Ta’lim Al-Qur’an. Ruang ini menghidupkan kembali tradisi Ahlus Shuffah—belajar Al-Qur’an dalam suasana dialogis, santai, dan penuh makna. Bukan sekadar tempat mengaji, tetapi ruang bertanya, berdiskusi, dan menemukan makna hidup melalui Al-Qur’an.

Bagi milenial, ruang ini menjadi alternatif pendidikan Qur’ani yang tidak menghakimi, tidak kaku, dan tidak menjauhkan, tetapi mendekatkan Al-Qur’an pada realitas hidup sehari-hari.

Masjid yang Mendengar dan Membantu

Di sisi kanan masjid, disiapkan Ruang Konsultasi Islam, Keluarga, dan Hukum. Banyak persoalan hidup—rumah tangga, warisan, ekonomi, relasi sosial—tidak menemukan ruang penyelesaian yang ramah. Masjid ini hadir sebagai tempat bertanya dan mencari solusi, bukan tempat mengadili.

Dengan pendekatan Islam yang rahmatan lil ‘alamin, ruang ini diharapkan menjadi ruang aman bagi masyarakat untuk mendapatkan bimbingan dan pendampingan.

Dakwah yang Dekat dengan Budaya Milenial

Masjid Ma’had Qur’an Profetik Terintegrasi juga menghadirkan Cafe Islami—ruang silaturahmi, diskusi, dan literasi. Di sinilah dakwah hadir secara kultural, dialogis, dan membumi. Ngopi tidak sekadar ngopi, tetapi menjadi medium bertukar gagasan, menyemai nilai, dan membangun komunitas.

Bagi generasi muda, ruang ini menjadikan masjid tidak asing, tetapi akrab dan bersahabat.

Rumah Penyembuhan Jiwa

Krisis mental menjadi tantangan besar generasi hari ini. Oleh karena itu, masjid ini dilengkapi Klinik dan Psikoterapi Islam, yang mengintegrasikan pendekatan spiritual, psikologis, dan nilai-nilai Al-Qur’an. Masjid kembali berfungsi sebagai rumah penyembuhan, tempat luka batin didengarkan dan ditangani dengan penuh empati.

Mengapa Wakaf dan Donasi Anda Sangat Dibutuhkan

Pembangunan Masjid Ma’had Qur’an Profetik Terintegrasi bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi investasi peradaban. Setiap rupiah wakaf dan donasi yang Bapak/Ibu tunaikan akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya—melalui shalat yang ditegakkan, Al-Qur’an yang dipelajari, keluarga yang diselamatkan, dan jiwa yang dipulihkan.

Masjid ini diharapkan menjadi ruang pulang bagi generasi milenial—tempat iman bertumbuh, ilmu berbuah, dan hidup kembali menemukan arah.

"Kami mengundang Bapak/Ibu untuk menjadi bagian dari ikhtiar besar ini. Satu wakaf, satu cahaya. Satu masjid, lahir seribu kebaikan".

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.