Type Here to Get Search Results !

Ibu Uga Wiranto Telah Tiada

oleh ReO Fiksiwan

„Molontalo to wawu lohuliyo” Alihbasa: „Manusia kembali kepada asal mula kehidupan.“ — Samin Radjik Nur(1930-2020), U Duluwo Limo Lo Pohalaa(1979).

Hj. Rugaiyah Usman Wiranto binti Mustafa Usman, yang akrab disapa Ibu Uga, adalah putri kelahiran Gorontalo yang sepanjang hidupnya dikenal sebagai sosok sederhana, religius, dan penuh dedikasi bagi keluarga serta masyarakat. 

Pertemuannya dengan Wiranto terjadi ketika sang jenderal muda bertugas sebagai perwira TNI di Gorontalo dan Manado. 

Dari perjumpaan itu lahirlah ikatan pernikahan pada 22 Februari 1975 yang bertahan setengah abad, dikaruniai tiga orang anak: Lia, Maya, dan almarhum Zainal. 

Kehadirannya sebagai istri seorang tokoh militer, Jendral(Purn.) Wiranto yang kemudian mendirikan Partai Hanura dan menempati jabatan-jabatan kenegaraan sejak era Presiden BJ. Habibie, Abdurrahman Wahid, hingga Joko Widodo dan Prabowo Subianto, menjadikan Ibu Uga figur yang menjaga citra keluarga dengan keteguhan hati dan kesetiaan.

Sebagai putri Gorontalo, Ibu Uga memperkuat hubungan Wiranto dengan masyarakat daerah tersebut. 

Ia aktif dalam Majelis Taklim Arrumasya, menggagas acara Halal Bi Halal Keluarga Besar Andalan & Inogaluma, serta pernah menjabat sebagai Ketua PMI DKI Jakarta 2009-2014, menunjukkan kepeduliannya terhadap kegiatan sosial dan kemanusiaan. 

Bahkan pada jelang akhir puasa Ramadhan 2023 silam, Ibu Uga sempat menghubungi kakak kami, Ir. Bonny Ointu MSc(kini Stafsus Gubernur Gorontalo, Dr. Ir. Gusnar Ismail), cukup akrab dengan almarhumah, untuk berbagi zakat dengan umat Islam di Manado di kawasan Mantos.

Di luar kiprah sosial, ia juga terjun dalam dunia usaha, menjadi mitra bisnis properti Mantos bersama Hengky Wijaya, mengambil alih pengelolaan Hotel Quality di Gorontalo, dan mendirikan Yayasan Pendidikan Insan Cendekia di Bone Bolango, kampung halamannya, sebagai wujud komitmen terhadap pendidikan generasi muda.

Dalam buku Bersaksi di Tengah Badai: Dari Catatan Wiranto Jenderal Purnawirawan(2003), Wiranto menyinggung perjalanan hidupnya yang tak lepas dari peran sang istri. 

Dikutip kata Wiranto(78): „Sejak awal perjalanan hidup saya, Uga selalu hadir sebagai penopang yang sabar, menjaga keluarga, dan memberi ketenangan di tengah badai tugas dan tanggung jawab yang saya pikul.”

Ibu Uga tampil sebagai sosok yang mendampingi dengan keteguhan, menghadapi badai politik dan militer yang melingkupi karier suaminya. 

Kehidupannya mencerminkan nilai adat Gorontalo yang menekankan penghormatan kepada leluhur dan kesederhanaan dalam menghadapi kematian. 

Kepergiannya menjadi duka mendalam, namun juga meninggalkan teladan tentang bagaimana seorang perempuan dapat menjaga kehormatan keluarga, mengabdi pada masyarakat, dan tetap berakar pada tradisi daerahnya. 

Dalam ingatan banyak orang, Ibu Uga adalah rahim kasih yang menumbuhkan generasi, cahaya yang menuntun keluarga, dan rahmat yang menghubungkan Gorontalo dengan panggung nasional.

Kini, Ibu Rugaiyah Usman (Uga Wiranto), istri Jenderal (Purn) Wiranto, baru saja wafat Minggu, 16 November 2025, pukul 15.55 WIB di Bandung. Ia meninggal dunia pada usia sekitar 73 tahun. 

Ibu Uga Wiranto dikenal luas sebagai figur pendamping yang penuh kesetiaan, mendukung Wiranto sejak masa muda hingga beliau menjabat berbagai posisi penting, termasuk Panglima TNI dan penasihat politik-keamanan Presiden.

Selain dikenal luas sebagai sosok perempuan yang saleha, tegar, dan setia mendampingi suami dalam perjalanan karier militer hingga politik, Almarhumah akan disemayamkan: Rumah duka di Kompleks PATI-AD Bambu Apus, Jakarta Timur dan rencana dimakamkan di Delingan, Solo, pada Senin pagi, 17 November 2025. Ghafara laha Ibu Uga. Alfatiha🤲🏼❤️ إله😭😭😭

#cover Quran: Rekaman Surah Yasin oleh Sheikh Maher Al Muaiqly(56) tidak memiliki “rilis resmi” seperti album musik, karena bacaan Al-Qur’an biasanya dipublikasikan melalui rekaman masjid, kanal YouTube, dan platform Islami. 

Namun, rekaman populer Surah Yasin oleh beliau mulai beredar luas sejak awal 2010-an di kanal YouTube dan platform audio Islami, dengan versi-versi terbaru muncul hingga 2022 saat beliau membacakan Surah Yasin dalam shalat Tahajjud di Masjidil Haram.

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.