Type Here to Get Search Results !

Ziarah ke Kuburmu, Ibu

 anto narasoma

kini kau terbaring dalam 

tidurku. sebab mimpi semalam telah tergolek 

di atas taburan doa-doaku

ibarat api yang sunyi dari asap, panasmu masih 

membara dan membakar

kerinduan anakmu

seperti daun-daun

dan bougenvile merah 

di antara pas kembang itu, kau tersenyum

dalam jarak kehidupan ini berkali-kali

pada tiap episode

dari pagi ke pagi, 

cahaya matahari kerap

menggambarkan kasih sayang sepilu lakon _Iittle women_

sesunyi api itukah

asap dan cahaya 

dalam tidur abadimu, ibu ?

ketika kuziarahi 

doa dan daya ucap

yang bertebar di atas hamparan tanah ini,

kesunyian itulah 

menjadi bara api 

yang senyap  

dari kata-kata

inilah batas akhir

apimu di atas kuali

yang kau masak 

sebagai hidangan

kerinduanku

ibu,

aku hanya diam dalam doa. Seperti serpihan debu yang akan bertebar lenyap setelah angin menyapa mimpimu dalam tidur panjangmu

di balik tanah ini

*Palembang*

21 Desember 2022

Tags

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.