![]() |
anto narasoma
kini kau terbaring dalam
tidurku. sebab mimpi semalam telah tergolek
di atas taburan doa-doaku
ibarat api yang sunyi dari asap, panasmu masih
membara dan membakar
kerinduan anakmu
seperti daun-daun
dan bougenvile merah
di antara pas kembang itu, kau tersenyum
dalam jarak kehidupan ini berkali-kali
pada tiap episode
dari pagi ke pagi,
cahaya matahari kerap
menggambarkan kasih sayang sepilu lakon _Iittle women_
sesunyi api itukah
asap dan cahaya
dalam tidur abadimu, ibu ?
ketika kuziarahi
doa dan daya ucap
yang bertebar di atas hamparan tanah ini,
kesunyian itulah
menjadi bara api
yang senyap
dari kata-kata
inilah batas akhir
apimu di atas kuali
yang kau masak
sebagai hidangan
kerinduanku
ibu,
aku hanya diam dalam doa. Seperti serpihan debu yang akan bertebar lenyap setelah angin menyapa mimpimu dalam tidur panjangmu
di balik tanah ini
*Palembang*
21 Desember 2022

