![]() |
Oleh: Ririe Aiko
Belakangan ini, dunia digital ramai dengan tren baru: miniatur versi diri sendiri yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan. Berbeda dengan action figure fisik pada umumnya, miniatur ini sepenuhnya digital, namun memiliki detail yang menakjubkan. Figur menampilkan pose dramatis, base akrilik transparan, dan kemasan ala koleksi premium.
Tren ini tidak hanya menarik dari sisi visual, tetapi juga membuka peluang bagi para penggemar desain dan koleksi digital untuk mengekspresikan diri. Hanya dengan satu foto, pengguna bisa menghadirkan versi mini dirinya sebagai karakter anime, superhero, atau figur unik sesuai imajinasi.
Beberapa platform memungkinkan pembuatan miniatur digital ini dengan mudah. Google Gemini AI, misalnya, menjadi pilihan populer untuk menghasilkan gambar AI dengan kualitas tinggi. Nano Banana Prompt memberikan fitur khusus untuk membuat figur skala 1/7 lengkap dengan latar dan box koleksi, sementara aplikasi seperti CapCut atau Stop Motion Studio memungkinkan pengguna membuat animasi atau video dari figur digital tersebut.
Agar hasilnya maksimal, prompt yang digunakan sangat menentukan tampilan miniatur. Contoh prompt yang bisa dicoba adalah:
"Create a hyper-realistic 1/7 scale miniature of a young woman with a confident pose, wearing modern casual clothes, on a clear acrylic base, with dramatic lighting and a premium collector’s box in the background. Style inspired by high-end Japanese action figures."
Dengan sedikit kreativitas dan pemahaman teknik prompt, tren miniatur digital ini membuka kemungkinan baru bagi para kreator dan kolektor untuk mengekspresikan diri secara personal maupun profesional, sekaligus menjelajahi dunia kreatif AI yang semakin realistis.

