Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Tantangan Merdeka Belajar Abad 21 Oleh: Alfian Tarmizi

Alfian Tarmizi 

"Tuntunlah Murid Sesuai Zamannya" (Ki Hajar Dewantara) 

Kompetensi abad 21 menjadi kompetensi yang harus dimiliki peserta didik untuk menghadapi tantangan-tantangan kedepan. 

Kompetensi abad 21 diantaranya, kritikal thinking, komunikatif, kreatif dan kolaboratif. Ke empat kompetensi ini perlu diasah dan dikembangkan diberbagai lembaga pendidikan. 

Abad 21 menghendaki kemampuan literasi tingkat mahir. Beragam informasi yang berseliweran di media sosial akan membingungkan dan memerangkap pembaca yang lemah dalam literasi.

Kita tahu kecakapan literasi siswa Indonesia berada dibawah rata-rata angka siswa di luar negeri. Dengan lemahnya kemampuan literasi murid, bukan tidak mungkin mempengaruhi kompetensi pengetahuan mereka. Tidak heran kalau Bendera Indonesia jarang berkibar di ajang olimpiade pelajar tingkat Internasional.

Merdeka Belajar Abad 21 menghendaki guru untuk mengidentifikasi kebutuhan murid sebelum menetapkan tujuan pembelajaran. 

Fenomena yang terjadi dibeberapa lembaga pendidikan kebanyakan siswa disuruh membaca materi, menjawab pertanyaan, meringkas materi untuk di hafal lalu diberi nilai. 

Nilai tersebut dikonversi dalam bentuk angka skala 0-100. 

Siswa merasa puas bila mendapatkan angka 70-90.

Gurupun merasa bangga kalau siswanya mendapat angka 80 ke atas.

Apalagi kalau diberi rengking 1-3. Siswa yang dapat rengking senangnya bukan main. Tapi bagi siswa yang tidak dapat rengking kehilangan motivasi. 

Apakah fenomena ini sesuai dengan merdeka belajar? 

Pertanyaan yang harus kita pikirkan bersama adalah;

Apakah murid memahami apa yang mereka hafalkan? 

Apakah hafalan bisa membantu meningkatkan kompetensi siswa? 

Apakah dengan menghafal kebutuhan murud sudah terpenuhi? 

Dalam kamus merdeka belajar abad 21, kebutuhan murid itu adalah apabila guru bisa memfasilitasi minat dan bakat mereka, keinginan mereka untuk belajar sesuai gaya dan profil belajar. Terpenuhi keingin tahuan mereka terhadap perkembangan zaman yang makin canggih. 

Sehingga terwujudnya pesan Ki Hajar Dewantara "Tuntunlah murid sesuai zamannya".

Bila kita analisa lebih mendalam pesan KHD diatas, maka kegiatan mendidik atau menuntun murid dizaman sekarang dengan varian metode yang menarik. Media belajar kekinian dengan video, tayangan slide, infografis, manuscrip, artikel, kolom, ontologi puisi, drama, pagelaran dan sebagainya yang membuat minat siswa untuk belajar meningkat. 

Tidak zamannya lagi siswa diceramahi, dicekoki dengan hafalan, tugas, pe er yang bejibun dan seabrek tugas berat lainnya. Alih-alih cara ini bukannya membuat siswa tambah rajin, tapi malah malas dan anti pati. 

Akan lebih menarik dan bermakna melibatkan siswa dalam proyek. Mereka bisa memahami dan terlibat langsung untuk mematangkan konsep keilmuan yang mereka peroleh. 

Disini mereka bisa berkolaborasi, saling berbagi ide dalam diskusi kelompok guna mempertajam dan meluaskan wawasan. 

Justru sekarang ini tantangan terbesar dalam pembelajaran abad 21 adalah kita para guru. 

Mampukah kita mengikuti perkembangan zaman dalam melakukan praktek pembelajaran sesuai konteks. 

Sanggupkah kita mengajari mereka dengan penuh konsistensi dan tanggung jawab yang tinggi? 

Sudah siapkah sarana dan prasarana disekolah kita untuk memfasilitasi siswa belajar dengan memanfaatkan IT? 

Ini merupakan tatangan dan pe er terbesar bagi kita para pemangku kebijakan, pimpinan instansi, pemimpin pembelajaran dan para orang tua dalam berkontribusi memfasilitasi murid belajar dengan layak sesuai yang mereka butuhkan. Kalau tidak demikian, jargon pembelajaran merdeka abad 21 hanya jadi dilema dan utopia... 

Wallahu a'lam...

Sumber Referensi

Alfian Tarmizi (Optimalisasi peran keluarga, sekolah dan masyarakat dalam membentuk karakter unggul siswa) Fajarsumbar.com, 2024

KHD, (Pemikiran dan Konsep Keteladan), 2013

Niranti Cahyadika, (Membimbing murid memperbaiki bangsa), Merdeka Belajar, 2021.

*Ketua kombel Merdeka Mengajar Era Digital



Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Hollywood Movies